Beranda PERISTIWA Sementara Waktu, Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi Air Terjun Tiu Kelep

Sementara Waktu, Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi Air Terjun Tiu Kelep

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA – Pasca gempa dan longsor yang terjadi di Lombok Utara, pemerintah menghimbau agar masyarakat menghindari lokasi kejadian (Wisata Air Terjun Tiu Kelep) untuk sementara waktu.

Pasalnya, saat guncangan gempa terjadi puluhan turis mancanegara dan wisatawan lokal terjebak di area terjadinya longsor di kawasan wisata air terjun Tiu Kelep.

Tiga diantaranya meninggal dunia, yakni satu WNI dan dua WNA asal Malaysia. Mereka adalah, Tomy Albany (14) WNI, Tim Siaw Kim (56) dan Lim Sae Wah (56).

Berita Terkait:  Wagub NTB Tegaskan Edukasi Mitigasi Bencana Hal yang Tak Bisa Ditunda

Berangkat dari persitiwa na’as tersebut, Tiu Kelep kata Sekda Lombok Utara, H Suardi belum pernah ditutup.

Hanya saja, untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan, maka Pemkba Lombok Utara menghimbau kepada masyarakat sementara waktu ini lokasi tersebut dijauhi dahulu, mengingat situasi kondisi belum memungkinkan.

“Untuk sementara waktu saja, agar masyarakat dan wisatawan menghidari dulu lokasi itu (Wisata Air Terjun Tiu Kelep),” kata Sekda.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Setda Lombok Utara, Mujaddid Muhas menambahkan, apa yang disampaikan oleh Sekda merupakan himbauan, bukan berati lokasi tersebut ditutup.

Berita Terkait:  Bupati dan Wabup Lombok Utara Sholat Ied di Lapangan Supersemar Tanjung

“Tidak ditutup, hanya imbauan saja sementara supaya sementara waktu ini masyarakat dan wisatawan menjauhi lokasi tersebut. Kebetulan cuaca juga sedang tidak bersahabat,” tegasnya, Rabu (20/3) kepada media ini.

Lebih jauh dikatakan Kabag Humas, untuk destinasi wisata lainnya di Lombok Utara seperti tiga gili tetap aman dan normal.

“Alhamdulillah, kalau untuk lokasi wisata lainnya seperti di gili aman dan normal,” demikian Mujaddid Muhas. (NM2)