Beranda PERISTIWA Selama Agustus, 944 Kejadian Gempa Bumi di Wilayah NTB

Selama Agustus, 944 Kejadian Gempa Bumi di Wilayah NTB

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Berdasarkan analisa Stasiun Geofisika Mataram, tercatat cukup banyak terjadi gempabumi pada Agustus 2020 di wilayah Nusa Tenggara Barat. “Seismisitas di wilayah NTB dan sekitarnya yang tercatat dan teranalisa oleh Stasiun Geofisika Mataram pada Bulan Agustus telah terjadi gempabumi sebanyak 944 kejadian yang didominasi oleh kejadian dengan Magnitudo <3.0 dan kedalaman dangkal <60 Km. Dari 944 kejadian tersebut terdapat 5 gempabumi yang dirasakan sekitar wilayah Nusa Tenggara Barat,” kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi, Selasa (1/9) di Mataram.

Berita Terkait:  Timgab TNI-Polri Gagalkan Aksi Penyelundupan Rusa Komodo

Diterangkannya, kejadian gempabumi yang dirasakan di Wilayah Tambolaka, Waingapu, Waitabula, dan Kota Bima dengan Intensitas III MMI terjadi sebanyak 1 kejadian dan di Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan Intensitas II-III MMI terjadi sebanyak 4 kejadian dan gempabumi yang dirasakan. “Kejadian gempabumi yang dirasakan di wilayah NTB dan sekitarnya ini tidak berpotensi Tsunami,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, bahwa analisa gempabumi di wilayah NTB dan sekitarnya pada Agustus 2020 dikelompokkan menjadi 3 bagian yaitu gempabumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian dan kedalaman tiap kejadian gempabumi.

Berita Terkait:  Motif Cemburu, Pelaku Pembunuhan Gunakan Modus Kecelakaan

Pria yang kerap disapa Ardhi itupun memaparkan, yakni berdasarkan Frekuensi Kejadian Gempabumi pada bulan Agustus 2020, kejadian gempabumi terbanyak pada tanggal 9 Agustus 2020 sejumlah 144 kejadian.

Kemudian, berdasarkan besar magnitudonya gempa dengan M < 3 sebanyak 648 kejadian, gempa dengan 3 ≤ M ≤ 5 sebanyak 285 kejadian dan terdapat 11 kejadian untuk gempa dengan M > 5.

Selanjutnya, berdasarkan kedalaman gempabumi dengan kedalaman < 60 km sebanyak 862 kejadian, gempabumi dengan 60 km ≤ D ≤ 300 km sebanyak 82 gempabumi dan terdapat 0 kejadian gempabumi untuk kedalaman > 300 Km.

Berita Terkait:  Sesosok Mayat Ditemukan Terdampar di Pantai

“Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website ( http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg,” demikian Ardhianto Septiadhi. (red)