Beranda PERISTIWA Sekda : Bantuan TNI/Polri Sangat Terasa bagi KLU

Sekda : Bantuan TNI/Polri Sangat Terasa bagi KLU

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA – Usai menyerahkan bantuan pembangunan ruang kelas di SMAN 1 Kayangan, Alumni AKBRI 89 berserta rombongan melanjutkan perjalanan ke Dusun Desa Sukadana.

Disini, Aspers Kasad Mayo Jenderal TNI Heri Wiranto didampingi Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani serta rombongan juga melakukan peresmian bantuan pembangunan Masjid Babussalam.

Dikesempatan yang baik ini, turut pula dihadiri oleh Bupati KLU, H Najmul Akhyar bersama Sekretaris Daerah (Sekda) KLU, H Suardi, serta toga/toma di daerah setempat, Kamis (7/3) kemarin

Dalam sambutannya, Sekda KLU, H Suardi mengatakan bahwa kehadiran TNI/Polri sejak awal gempa di KLU sangat dirasakan oleh masyarakat.

Terutama kata dia, dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan memotivasi pemerintah maupun masyarakat KLU untuk bangun kembali Lombk Utara hingga seperti kondisi sekarang ini.

Berita Terkait:  Surat Masuk Soal Pergantian Nama Bandara, Paripurna DPRD NTB Diwarnai Interupsi 

“Proses percepatan rehab rekons di wilayah KLU sudah berjalan lancar, apalagi dengan adanya penambahan personel TNI akan menambah percepatan pembangunan rumah hunian tetap bagi para korban,” tuturnya.

Tak lupa juga, ia mengucapkan terimakasih kepada Alumni AKABRI 1989 yang telah memberikan bantuan pembangunan ruang belajar dan Masjid Babussalam.

Khusus bantuan masjid ini lanjutnya, diharapkan masyarakat bisa lebih terdorong untuk meningkatkan kualitas ke Imanan kepada Allah SWT lantaran sudah memiliki tempat beribadah yang lebih baik.

Sementara itu, Mayjen TNI Heri Wiranto mengucapkan rasa syukur, karena Alumni AKABRI 89 bisa memberikan bantuan dan mewakafkan Masjid Babussalam untuk masyarakat Desa Sukadana.

Berita Terkait:  Turis Finlandia Ditemukan Meninggal di Gili Meno, Polisi : Tidak ada Tanda Kekerasan

“Sejak terjadinya gempa bumi di Lombok dan NTB umumnya, dimanapun kami berada selalu mendoakan masyarakat Lombok dan NTB agar musibah bisa dilalui dengan penuh keihklasan dan tawakkal kepada Allah SWT,” kata Aspers Kasad mewakili Alumni AKABRI 89.

Pati bintang dua yang juga mantan Danrem 163/WS tersebut menceritakan proses pemberian bantuan untuk masyarakat Lombok melalui rapat Alumni.

Sebelumnya kata dia, pihaknya berfikir dalam bentuk apa bantuan yang cocok bersifat penggunaannya lama dan berbentuk monument untuk diberikan bagi para korban gempa di KLU.

“Alhamdulillah, berangkat dari musyawarah ini disepakati pembangunan ruang belajar dan pembangunan Masjid sebagai sarana ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT karena masyarakatnya juga mayoritas muslim,” ungkap Heri Wiranto.

Berita Terkait:  Keluarga Minta Pendemo Jangan Musuhi Polisi

Ia berharap semoga Masjid Babussalam bisa dimanfaatkan sebagai tempat ibadah dan menuntut ilmu agama, dan menjadi ladang amal untuk di akhirat kelak.

Sebelumnya Bupati KLU, H Najmul Akhyar dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Alumni AKABRI 1989 atas kepeduliannya untuk membantu pembangunan daerah Kabupaten Lombok Utara pasca terjadinya gempa bumi pada tahun 2018 lalu khususnya pembangunan ruang belajar SMAN 1 Kayangan.

Peresmian Masjid Babussalam ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Mayjen TNI Heri Wiranto didampingi para Alumni AKABRI 89, Danrem 162/WB, Sekda KLU, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat serta acara diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak yatim Desa Sukadana. (NM2)