Beranda PERISTIWA Sedang Swafoto, Seorang Warga Praya Tenggelam di Pantai Tanjung Bango

Sedang Swafoto, Seorang Warga Praya Tenggelam di Pantai Tanjung Bango

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK TENGAH — Seorang warga asal Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah tenggelam saat berswafoto di pantai Tanjung Bango Bukit Merese Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah dengan titik koordinat 08° 54’ 29.20″S – 116° 19′ 31.44″E.

Berawal saat korban atas nama Wira (20) bersama Adam, temannya yang tinggal di jalan Ambon RT. 08 RW. 02 Cengkareng Timur Jakarta Pusat pergi pada hari Minggu (13/9) sekitar pukul 17.00 wita.

Berita Terkait:  Lokasi Pembangunan Pasar Seketeng Mulai Dibersihkan

Sesaat setelah tiba di lokasi untuk berswafoto yaitu di dekat batu karang, tiba-tiba ombak besar dengan tinggi sekitar dua meter menerjang mereka berdua dan menyeretnya ke tengah laut.

Sempat ditolong oleh temannya, namun karena arus air laut yang deras, korban tidak mampu diselamatkan dan akhirnya tenggelam. Korban diketahui tidak bisa berenang.

“Saat pihak kami menerima laporan dari bapak Ketut, anggota Polsek Kuta pada kemarin malam, korban masih belum ditemukan. Sehingga tim rescue dari pos siaga SAR Kuta Mandalika langsung kami terjunkan setelah menerima laporan untuk melakukan koordinasi dan pencarian bersama unsur terkait,” kata Nanang Sigit PH Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram, Senin (14/9).

Berita Terkait:  Timgab Amankan Enam Terduga Wanita Malam

Lanjut Nanang Sigit, tim SAR gabungan dari tim rescue pos siaga SAR Kuta Mandalika, TNI, Polri, Tagana, masyarakat/nelayan setempat dan unsur lainnya kembali melanjutkan pencarian dari lokasi kejadian hingga perairan Tanjung Aan.

“Dalam pencarian hingga siang ini, kami menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB), rubber boat dan jetski untuk melakukan penyisiran di perairan. pencarian juga dilakukan dari pesisir pantai hingga penyelaman di sekitar lokasi kejadian dengan hasil sementara masih nihil,” imbuhnya. (red) 

Berita Terkait:  Sejak Akhir Maret, Jadwal Penerbangan di Sumbawa Berkurang