Beranda PERISTIWA Sebelum Lebaran Gaji Fasilitator Terbayarkan

Sebelum Lebaran Gaji Fasilitator Terbayarkan

BERBAGI
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, H Ahsanul Khalik saat diwawancarai awak media di Mataram.

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Sejumlah tenaga fasilitator rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa NTB, sempat mempertanyakan gaji mereka yang hingga kini belum jelas kapan akan dibayarkan.

Diketahui, jumlah keseluruhan fasilitator yang tersedia saat ini sebanyak 3.337 personil. Mereka terdiri dari 1.897 kalangan sipil, 1000 personil TNI dan 440 dari Polri.

Adapun keterlambatan soal pembayaran gaji mereka. Seperti diketahui untuk tenaga fasiltator kalangan sipil kini telat satu bulan. Sedangkan dua – tiga bulan keterlambatan serupa juga dialami oleh fasilitator kalangan militer.

Berita Terkait:  Puluhan Warga NTB asal Bima Dipulangkan Hari Ini

Kendati demikian, kabar gembiranya, sebentar lagi hal yang ditunggu-tunggu khususnya oleh para fasilitator rehab rekon pasca Gempa NTB akan tersenyum lebar, karena terkait gaji segera terbayarkan.

“Sedang berproses. Gubernur sudah menandatangani terkait gaji fasilitator,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, H Ahsanul Khalik kepada media ini, Selasa (14/5) di Mataram.

“Kemudian saya selaku Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB dengan Sestama (Sekretaris Utama, Red) BNPB sudah membicarakan hal ini. Dan Pak Sestama bilang uang kita ada dan segera akan kita bayarkan (Gaji Fasilitator),” terang Ahsanul Khalik menambahkan.

Berita Terkait:  Seribu Personel Dikerahkan

Menyangkut persolan pembayaran gaji fasilitator ini, Kalak BPBD NTB meminta kepada seluruh tenaga Fasilitator untuk dapat bersabar.

Karena sejauh ini, segala sesuatunya menurut pria yang akrab disapa AKA ini sedang berproses.

Diperkirakannya, pembayaran gaji sejumlah tenaga fasilitator rehab rekon pasca gempa NTB dalam waktu dekat sudah akan terbayarkan.

“Insya Allah dalam waktu dekat sebelum lebaran terbayar. Yang pasti akan dibayarkan semua,” demikian mantan Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB ini menerangkan sembari tak menampik bahwa memang terjadi keterlambatan. (NM1)

Berita Terkait:  Dinas PRKP Sumbawa Bangun Belasan Sumur Bor dan Sumur Dangkal