Beranda PERISTIWA Satpol PP Dapati Dua Tempat Karoke Beroperasi di Bulan Ramadhan

Satpol PP Dapati Dua Tempat Karoke Beroperasi di Bulan Ramadhan

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa mengungkap dua tempat karoke yang masih nakal beroperasi di bulan suci ramadhan, pada Ahad malam (12/5).

Padahal mereka bersama tempat hiburan malam lainnya sudah diberikan surat edaran Bupati Sumbawa nomor 186.6/301Pem/4/2019 untuk menutup atau tidak melakukan aktifitas selama puasa ini.

Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin S.Sos., M.Si mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan, pihaknya menemukan dua tempat karoke yang masih beroperasi di bulan ramadhan.

Berita Terkait:  Butuh Perhatian Serius, Jembatan dan Bendungan di Batu Tering Rusak!

Padahal pihaknya sudah lebih dulu mengingatkan kepada yang bersangkutan untuk tidak melakukan aktifitas. Tetapi keduanya tetap saja membandel.

“Setelah kami pantau di lapangan, ternyata masih ada yang buka, yang tidak disipilin. Ada beberapa room yang kami ingatkan sebelumnya, sehari sebelum sudah kami ingatkan untuk tidak beroperasi. Ternyata sampai tadi malam, masih ada yang buka. Yaitu room karoke platinum dan room karoke sernu,” ujarnya kepada wartawan, Senin (13/5).

Dalam operasi gabungan yang dilakukan tersebut, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti berupa minuman keras dengan berbagai jenis. Seperti bir putih 13 botol, bir hitam 23 botol, dan 7 botol miras yang sudah habis diminum.

Berita Terkait:  Pasca Pemilu 2019, KPU NTB : 25 Orang Jatuh Sakit, 3 Meninggal Dunia

Selain itu, 8 pengunjung pria dan 10 perempuan partner song (PS) yang didapati digelandang ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangannya.

Termasuk juga dengan penanggung jawab tempat karoke bersangkutan diberikan teguran tertulis untuk tidak beroperasi kembali selama bulan ramadhan. “Kita sudah memberikan teguran tertulis,” ungkapnya.

Ditegaskannya, jika yang bersangkutan masih saja membandel, tetap beroperasi di bulan ramadhan, maka pihaknya tidak akan segan untuk mencabut izin usaha yang mereka miliki.

“Kita berharap agar semua mentaati edaran bupati untuk ditutup selama ramadhan ini. Jika membandel lagi kami tindak tegas dengan mencabut izin. Kami tetap memantau, tetap jalan karena ini instruksi dari Bapak Bupati,” tukasnya. (NM3)

Berita Terkait:  Danrem 162/WB Sebut Fasilitator Pahlawan Pembangunan Dalam Proses Rehab Rekon Gempa NTB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here