Beranda PERISTIWA Santunan Petugas KPPS yang Meninggal Dunia Masih Berproses

Santunan Petugas KPPS yang Meninggal Dunia Masih Berproses

BERBAGI
Keterangan Foto : Nampak sebuah kontrainer yang digunakan mendistrisbusikan surat suara pemilihan umum (pemilu) 2019. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Mars Ansori Wijaya. (NusraMedia)

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Enam (6) Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Nusa Tenggara Barat meninggal dunia.

Pahlawan demokrasi ini dilaporkan meninggal akibat kelelahan. Terkait santunan bagi pihak keluarga saat ini sedang diproses.

“KPU RI sedang melakukan proses administrasi keuangan di pusat,” demikian ungkap Sekretaris KPU NTB, Mars Ansori Wijaya kepada awak media, Kamis (2/5).

Dikatakannya, menteri keuangan hanya menerbitkan batasan maksimal jumlah santunan.

Dimana tanpa mengalokasikan tambahan anggaran kepada Komisi Pemilihan Umum.

Berita Terkait:  Bocah Usia 4 Tahun Ditemukan Tewas

“Artinya pemberian santunan dilakukan oleh KPU RI dengan dana KPU sendiri,” jelas Ansori.

“Dengan standar yang telah ditetapkan menkeu tersebut, KPU sedang menyisir anggaran untuk mengalokasikannya kepada penyelenggara yang memdapat musibah,” tambahnya lagi.

Maka dari itu, Ansori berharap pihak KPU RI bisa secepat mungkin menyelesaikan persoalan ini. Selain itu, pihak keluarga ahli waris juga diminta bersabar.

“Kita sama-sama berharap semoga KPU RI bisa menyelesaikan ini sesegera mungkin,” ujarnya.

“Kepada keluarga ahli waris, kami harap bisa sabar menunggu kebijakan turunnya dana dari pusat ini,” demikian harap Ansori menambahkan. (NM1)

Berita Terkait:  Dari Limpas, Jembatan Melung Ditingkatkan Menjadi Konvensional