Beranda PERISTIWA Rusak Berat, Pengerjaan Bendung Orong Reban Ditunda 

Rusak Berat, Pengerjaan Bendung Orong Reban Ditunda 

BERBAGI
Keterangan Foto : Kepala Dinas PUPR Sumbawa, H. Rosihan, ST., MT dengan latar foto hasil karya lukisannya. (Foto : Roby Teja Sumantri)

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Usulan Rehab Bendung Orong Reban di Desa Tatebal, Kecamatan Lenangguar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa telah disetujui Pemerintah Pusat melalui anggaran DAK Penugasan senilai Rp 1 miliar. Namun karena bendung dimaksud mengalami rusak berat akibat banjir di awal tahun lalu, pelaksanaannya pun ditunda.

Kadis PUPR Kabupaten Sumbawa, H. Rosihan, ST., MT mengatakan, bentuk penganggaran yang disampaikan pada tahun 2018 untuk kondisi kerusakan sekitar 50 persen yang saat itu dialami Bendung Orong Reban. Ternyata sebelum pengerjaan dilakukan, bendung tersebut terkena banjir dan menambah kerusakan mencapai 90 persen lebih.

Berita Terkait:  BPBD Proses Pencairan Pokmas Khusus

“Satu bendung pending dilaksanakan karena anggarannya tidak mencukupi. Karena kondisi kerusakannya sudah mencapai hampir 100 persen, karena pada saat penganggaran itu kondisi kerusakannya masih dibawah 50 persen. Rusaknya bendung tersebut dikarenakan adanya banjir di bulan januari dan februari lalu. Untuk pengusulannya sendiri di tahun sebelumnya,” ujarnya Selasa (13/8).

Setelah dihitung dengan besaran kerusakan terbaru, ungkapnya, usulan sebelumnya sebesar Rp 1 miliar tidak mencukupi untuk pengerjaan keseluruhan.

Selain itu, juga tidak dimungkinkan untuk pengerjaan menggunakan beberapa tahap. Sehingga Dinas PUPR kembali akan mengusulkan paket Rehab Bendung Orong Reban di tahun 2020 mendatang.

Berita Terkait:  Sejumlah Kecamatan Alami Kekeringan Ekstrem

“Sementara kita bangun bendung itu harus full dia, harus utuh.  Perkiraannya untuk seluruh bendung ini Rp 2,5 miliar lebih. Sudah kita komunikasikan ke pusat bahwa ini tidak bisa dilaksanakan, karena kondisi kerusakannya sudah hampir 100 persen,” jelas Kadis yang memiliki jiwa seniman tersebut.

“Kemudian kami mencoba untuk mengusulkan kembali di tahun depan dan terus diusahakan. Tapi tergantung juga dengan persetujuan pusat,” tambahnya. (NM3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here