Beranda PERISTIWA Ribuan Jiwa Terdampak Banjir di Sumbawa

Ribuan Jiwa Terdampak Banjir di Sumbawa

BERBAGI

SUMBAWA — Ribuan jiwa terdampak akibat banjir bandang yang terjadi di wilayah Kabupaten Sumbawa pada Jum’at (29/1) kemarin. Berdasarkan data yang dihimpun media ini dari BPBD setempat, ada sekitar 940 KK 3.277 jiwa yang terdampak.

“Terdampak di dua Kecamatan, yaitu Labuhan Badas dan Sumbawa. Tercatat di beberapa dusun dan kelurahan,” ungkap Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, M Nurhidayat, Sabtu malam (30/1).

Dirincikannya, untuk wilayah Labuhan Badas ada lima titik. Yakni di Dusun Padak 5 RT, 175 KK 525 Jiwa, Dusun kali baru 7 RT, 209 KK 627 Jiwa, Dusun Griya Idola 3 RT, 21 KK 62 Jiwa, Dusun Pasir 2 RT, 59 KK 177 Jiwa, dan Kauman 1 RT, 19 KK 57 Jiwa. “Total 483 KK 1449 Jiwa terdampak,” kata M Nurhidayat.

Kemudian, lanjutnya, lima titik lainnya ada di Kecamatan Sumbawa. Meliputi Kelurahan Brang Bara 4 RT, 163 KK 652 Jiwa, Kelurahan Brang Biji 3 RT, 51 KK 204 Jiwa, Kelurahan Samapuin 4 RT, 43 KK 172 Jiwa, Kelurahan Pekat 120 KK 480 Jiwa, dan Kelurahan Bugis 80 KK 320 Jiwa.

Berita Terkait:  Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pelabuhan Sape

“Total terdampak di Kecamatan Sumbawa ini sekitar 457 KK 1828 Jiwa. Sedangkan total keseluruhan di dua Kecamatan itu sebanyak 940 KK 3.277 Jiwa,” jelas Nurhidayat lagi.

Dia juga menyebutkan beberapa hal yang diduga menjadi penyebab bencana banjir bandang di Sumbawa. Pertama, kata dia, tingginya intensitas hujan disertai angin pada dua kecamatan tersebut.

Kedua, banyaknya lahan tandus akibat penebangan liar, sehingga mengurangi
intensitas penyerapan air tanah. Terakhir, dinilai kurangnya sikap peduli masyarakat akan lingkungan sekitar, sehingga banyak yang membuang sampah sembarangan di sungai.

Berita Terkait:  Astaga, Empat Wartawan Terlantar di Gunung Tambora

Dalam peristiwa ini, terdapat satu orang warga di Kelurahan Bugis atas nama Andre Irawan (44) meninggal dunia. Hanya saja, meninggalnya pria itu bukan dikarenakan hanyut dibawa banjir, melainkan terkejut lantaran air masuk ke rumahnya.

“Meninggal dunia satu orang, atas nama Andre Irawan usia 44 tahun RT02/RW05 Kelurahan Bugis. Korban kaget banjir bandang masuk kerumah. Korban pingsan dan sempat dibawa ke RSUD,” kata Nurhidayat.

“Berselang 10 menit, korban terkena serangan jantung dan meninggal dunia. Jenazah akan dikebumikan besok, dan rumah korban lagi dalam proses pembersihan oleh masyarakat setempat,” tambahnya menerangkan.

Disisi lain, ia mengaku pihaknya juga melakukan berbagai upaya. Antara lain, melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi NTB untuk backup
kebutuhan logistik warga terdampak.

Selanjutnya, melakukan distribusi logistik dan air bersih untuk warga terdampak bencana banjir dan yang meninggal dunia. Kemudian, melakukan pembersihan rumah warga terdampak bersama Dinas Damkar.

Berita Terkait:  Terseret Arus Pantai, Pencarian Seorang Pemancing Dihentikan

Termasuk juga, kata Kalak, melakukan koordinasi dengan stakeholder dan relawan terkait untuk upaya penanganan tanggap darurat. Bahkan pihaknya juga mengaku telah melaporkan hal itu ke Kpala BNPB-RI, Gubernur NTB, Bupati Sumbawa, Wakil Bupati Sumbawa, Sekda NTB, Kepala BPBD NTB dan Sekda Sumbawa.

“Kami terus memantau perkembangan kejadian bencana yang terjadi di
wilayah Kabupaten Sumbawa,” demikian M Nurhidayat.

Sekedar informasi, banjir bandang itu mulai terjadi sekitar pukul 19.20 hingga 21.15 Wita pada Jum’at 29 Januari 2021. Intensitas hujan yang cukup lebat, mengakibat banjir bandang di wilayah Kabupaten Sumbawa. Tepatnya dua kecamatan terdampak, yakni Labuhan Badas dan Sumbawa. (red)