Beranda PERISTIWA Mentahkan Alibi Tersangka Mutilasi, Polisi Fokus Mantabkan Alat Bukti

Mentahkan Alibi Tersangka Mutilasi, Polisi Fokus Mantabkan Alat Bukti

BERBAGI

NUSAMEDIA.COM, SUMBAWA — Hingga kini, terduga pelaku kasus pembunuhan dengan mutilasi berinisial MS (46) belum mengakui perbuatannya.

Padahal dari sejumlah barang bukti dan keterangan para saksi mengarah jelas kepada MS lah yang membunuh istrinya sendiri, SA (44).

Atas dasar itu pun ia sudah ditahan dan ditetapkan sebagai seorang tersangka oleh pihak Kepolisian Resort (Polres) Sumbawa.

Belum adanya pengakuan dari MS ini, dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Sumbawa, IPTU Faisal Afrihadi SH.

Dikatakan, untuk mementahkan alibi yang dimunculkan oleh tersangka, saat ini pihaknya sedang fokus memantabkan alat bukti dan keterangan para saksi yang ada.

Berita Terkait:  Tenggelam di Sungai, Dua Siswa di Loteng Meninggal Dunia

“Sejauh ini tersangka belum mengakui kejahatannya. Tapi dia selalu memunculkan alibi-alibi tidak berada di tempat pada saat itu. Namun beberapa saksi yang sudah kita periksa mementahkan semua alibi yang dia sampaikan,” ungkap Kasat kepada wartawan, Jum’at (10/1).

“Banyak hal strategi penyidikan yang kita lakukan untuk mementahkan alibi daripada si tersangka. Yaitu melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang dia justru sampaikan sendiri. Saksi-saksi yang dia munculkan sendiri dia menyebutkan nama-nama saksi, namun saksi-saksi itupun tidaksama keterangannya dengan keterangan yang dia sampaikan. Sehingga itu yang kita katakan untuk mementahkan alibi-alibi yang dia sampaikan,” tambahnya.

Berita Terkait:  Demi Kelestarian Hutan, Dandim Bima : Tindak Tegas Pelaku Ilegal Loging

Dalam proses pengungkapan kasus ini, jelas Kasat, sebanyak 27 saksi sudah dimintai keterangan. Sedangkan MS sudah ditahan sejak 7 Januari 2020 lalu.

Penahanan dilakukan karena dikhawatirkan yang bersangkutan akan melarikan diri, mengulangi perbuatan yang sama atau menghilangkan barang bukti.

“Sampai sekarang ini ada 27 saksi. Kita tidak henti-hentinya untuk mendalami keterangan-keterangan dari saksi,” jelasnya.

Lebih jauh Kasat menungkapkan, berdasarkan hasil otopsi dokter, selain dimutilasi ternyata di tubuh korban juga ditemukan adanya bekas terbakar. Ini juga diperkuat dengan barang bukti berupa coolbox yang memiliki bekas bakaran.

Berita Terkait:  Tersisa Dua Bidang, Pembebasan Lahan Pasar Seketeng Segera Tuntas

“Dari fisik mayat yang diperiksa oleh dokter memang ada bekas dibakar itupun juga di perkuat dengan barang bukti yang di temukan di TKP ada box yang bekas bakaran yang dimana box itu diperkirakan digunakan untuk membakar tubuh korban. Sehingga fisik dari tubuh korban saat itu kita temukan agak hitam dan dibenarkan oleh dokter juga bahwa itu ada tindakan pembakaran,” tukas Kasat. (red)