Beranda PERISTIWA Korban Gempa di Mataram Dapat Bantuan Cat dan Kloset

Korban Gempa di Mataram Dapat Bantuan Cat dan Kloset

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dan Rumah Instan Konvensional (RIKO) bagi warga yang rumahnya rusak berat terdampak gempa di Kota mataram masih terus berlangsung.

Untuk membantu masyarakat yang masih dalam tahap membangun kembali rumahnya yang rusak berat, Pemerintah Kota Mataram memberikan bantuan berupa cat tembok, cat kayu, dan kloset jongkok bagi 200 KK atau dalam hal ini 200 rumah yang rusak berat.

Bantuan diserahkan secara langsung oleh Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh pada warga masyarakat yang mendapat bantuan di lingkungan Jangkuk Kelurahan Sayang-Sayang Kecamatan Cakranegara.

Selain dihadiri oleh warga penerima bantuan dari lingkungan setempat, turut hadir pula warga penerima bantuan dari lingkungan lain, diantaranya lingkungan Pengempel dan Gontoran.

Berita Terkait:  Fasilitator Diminta Jaga Kesehatan dan Keselamatan dalam Bekerja

Disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram H. Kemal Islam, sesuai dengan SK disebutkan bahwa rumah rusak berat di Kota mataram akibat gempa berjumlah 2.396 unit.

Namun berdasarkan verifikasi dan validasi di lapangan rumah yang rusak berat berjumlah 1.584 unit saja. Pertanggal 15 Maret 2019 lanjut Kemal, telah terbangun 600 unit RISHA maupun RIKO di Kota Mataram.

Untuk dapat mendorong percepatan pembangunannya, Pemerintah Kota Mataram memberikan bantuan masing-masing 15 kilogram cat tembok, cat kayu, dan kloset jongkok untuk setiap rumah yang dibangun kembali dengan RISHA atau RIKO. “Siap di cat. Untuk tahap ini bantuan diserahkan bagi 200 KK,” terangnya.

Berita Terkait:  10.080 RTG di Sumbawa Tuntas

Menanggapi la[oran dari Kepala Dinas Perkim Kota Mataram, Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh menyatakan bahwa Pemerintah Kota Mataram akan terus berikhtiar untuk membantu masyarakat membangun kembali rumah-rumah yang rusak berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi maupun Pusat.

Sampai saat ini pendanaan dari pusat yang sudah masuk ke Kota Mataram telah mencapai angka 300 Milyar Rupiah. Sejak awal proses pembangunan kembali rumah-rumah rusak berat, Pemerintah Kota Mataram pernah memberikan bantuan berupa semen yang mendapat apresiasi dari Presiden RI dan Kementerian terkait karena dianggap memiliki inisiatif dan komitmen kuat untuk membantu masyarakat menghadapi dampak pasca bencana gempa.

Hal yang patut disyukuri Wali Kota, warga Kota Mataram korban gempa sangat tabah dan sabar. Selain itu juga memiliki semangat untuk bangkit kembali sehingga kondisi Kota Mataram pasca gempa relatif lebih baik serta lebih cepat pulih dibandingkan dengan daerah lain.

Berita Terkait:  Seorang Kakek di Alas Dilaporkan Hilang Saat Cari Kayu Bakar

Karena itu Wali Kota berharap agar semangat yang ada dapat terus terjaga, dan semua pihak menjaga kebersamaan untuk terus saling membantu. Karena setelah semua terbangun akan dilakukan pula penataan lingkungan di dua kelurahan yaitu Kelurahan Bertais dan Kelurahan Selagalas dengan dana sebesar masing-masing Lima Milyar Rupiah.

Penataan lingkungan dengan dana cukup besar tersebut diharapkannya dapat diencanakan dengan baik agar lingkngan bisa tertata dengan baik. “Pemerintah Kota Mataram dan semua pihak terkait akan terus berupaya memperkuat dan memberi dukungan,” pungkasnya. (NM1)