Beranda PERISTIWA Kasrem 162/WB : Segera Ubah Wajah Sangar!

Kasrem 162/WB : Segera Ubah Wajah Sangar!

BERBAGI
Kedatangan personil tambahan dari Divisi I Kostrad ini di sambut langsung oleh Kasrem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori di Bandara Internasional Lombok (BIL), (19/2) di Lombok Tengah.

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK TENGAH – Setelah sebelumnya NTB kedatangan 100 orang (1 SSK) Pasukan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 2/SG dengan penempatan di Kabupaten Sumbawa.

Selasa (19/2), 1 SSK Yonzipur 9/Langlang Bhuwana Divisi I Kostrad datang untuk membantu proses percepatan rehab rekon di NTB. Kali ini diperuntukan bagi Lombok Utara yang masuk dalam wilayah Kodim 1606/Lobar.

Kedatangan personil tambahan dari Divisi I Kostrad ini di sambut langsung oleh Kasrem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Berita Terkait:  Kecelakaan Kapal di Perairan Selatan Pulau Lombok

Dalam arahannya, Kasrem meminta kepada personil satgas agar setelah tiba di lokasi segera mengubah wajah sangar (pasukan tempur) untuk lebih banyak tersenyum kepada masyarakat.

Selain itu pula, anggota juga diharapkan dapat melakukan pendekatan territorial. Menurutnya, hal tersebut sangat penting dalam sebuah proses pada tahapan ini (rehab rekon rumah rusak berat).

“Segera ubah wajah sangar sebagai pasukan tempur dengan lebih banyak tersenyum kepada masyarakat. Dan jaga factor keamanan keselamatan dan kesehatan sehingga tidak menghambat proses selama bertugas,” imbau Kasrem.

Berita Terkait:  Polisi Tangkap Kurir Sabhu asal Lape

Tak hanya itu, diminta pula agar selama melaksanakan tugas anggota dapat berkumpul dengan masyarakat dengan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun yang dapat merugikan masyarakat setempat yang dapat merusak nama baik satuan dan citra TNI di masyarakat.

Sementara, Dan SSK Yonzipur 9/Langlang Bhuwana mengatakan baru pertama kali melaksanakan tugas di wilayah Provinsi NTB sebagai tugas kemanusiaan. “Kami membawa alat perlengkapan personel seperti Tulkit untuk pertukangan kayu dan batu serta 2 unit SPM untuk mobile,” tutupnya. (NM1)

Berita Terkait:  Dari Surabaya Tujuan Bima, Sebuah Kapal Alami Kerusakan Mesin di Selat Lombok