Beranda PERISTIWA Jalan Ambruk di Bangkong Segera Ditangani

Jalan Ambruk di Bangkong Segera Ditangani

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Ruas jalan menuju Dusun Bangkong, Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Sumbawa, rusak diterjang longor.

Atas kejadian ini, tim dari BPBD dan Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa pun sudah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan pengecekan.

Sebagai instansi terkait, Dinas PUPR Sumbawa akan segera melakukan penanganan sementara.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, H. Rosihan, S.T., M.T mengatakan, pihaknya sudah turun melakukan pengecekan bersama BPBD dan Tim Teknis Bina Marga Dinas PUPR.

Dimana sebelumnya, jalan tersebut juga sudah ditangani melalui pekerjaan rutin di tahun 2019 lalu.

Namun, berdasarkan peninjauan lokasi dan melihat dampak curah hujan memang dibutuhkan penanganan khusus dengan anggaran lebih besar dari penanganan sebelumnya.

“Melihat dampak curah hujan yang besar setelah peninjauan lokasi, maka perlu penanganan khusus dengan anggaran yang lebih besar. Tim teknis BM PUPR segera akan menganalisa dan menghitungnya,” ujarnya, Sabtu (4/1).

Berita Terkait:  Marak Karhutla, Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan!

Dijelaskannya, pihaknya akan tetap mengupayakan penanganan sementara untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan yang cukup besar.

Dari hasil pembahasan dengan tim teknis, kerusakan dapat dibenahi dengan pemasangan bronjong. Hanya saja, saat ini pihaknya tidak memiliki stok bronjong dimaksud.

Terkait bronjong, pihaknya sudah dari jauh-jauh hari meminta bantuan kepada BWS NT-1, tetapi belum ada tanggapan.

“Seandainya permintaan tersebut sudah direspon, beronjong tersebut dapat kita gunakan sementara untuk kebutuhan ini,” ungkapnya.

Atas kendala ini, pihaknya juga sudah mengupayakan langkah lain dengan menghubungi Balai Jalan Nasional agar dapat dibantu meminjamkan stok bronjong yang dimiliki.

Berita Terkait:  Longsor, Jalan Pusuk Bakal Dibiayai BPBD NTB 

Hal itu dilakukan supaya jalan setempat bisa segera tertangani, karena memang kondisinya darurat.

“Sudah telpon ke Balai Jalan Nasional. Stok bronjong ada, tapi khusus untuk penanganan jalan nasional. Kita juga sudah coba pinjam karena situasi darurat untuk jalan Kabupaten, ternyata tidak bisa. Tapi disarankan bersurat ke Balai Jalan Nasional, yang ditandatangani oleh Pak Bupati. Insya Allah segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Sementara salah seorang warga yang tinggal di daerah ambruknya jalan, Trimo menuturkan, ambruknya jalan terjadi dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.

Karena derasnya air yang turun dari bukit tidak bisa dibendung oleh gorong-gorong yang ukurannya terbilang kecil.

Pihaknya berharap pemerintah melalui dinas terkait segera melakukan penanganan. Di mana pasca kejadian, diakuinya sudah dilakukan pengecekan.

Berita Terkait:  Sementara Waktu, Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi Air Terjun Tiu Kelep

“Mudah-mudahan cepat ditangani. Karena tadi sudah dilakukan pengecekan oleh sejumlah pihak terkait,” beberanya.

Diungkapkannya, ambruknya jalan setempat juga pernah terjadi tahun lalu dan sudah ditangani dinas terkait.

Besar kerusakan juga diakuinya hampir sama dengan kondisi saat ini. Sehingga jika kembali terjadi hujan deras, kedepannya dikhawatirkan kondisi jalan akan semakin parah dan membuat seluruhnya ambruk.

Tentunya hal ini akan mengganggu akses transportasi masyarakat setempat. Karena jalan tersebut merupakan akses satu-satunya menuju Dusun Bangkong.

“Kalau lama ditangani dikhawatirkan kondisinya semakin parah. Kalau hujan besar lagi seperti semalam, maka dikhawatirkan semuanya ambruk. Karena gorong-gorognya kecil. Ini jalan satu-satunya menuju Dusun Bangkong. Seharusnya kedepan ada peningkatan penanganan,” harapnya. (red)