Beranda PERISTIWA Dua Pria Saling Bacok di Dompu

Dua Pria Saling Bacok di Dompu

BERBAGI

Polisi Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas

NUSRAMEDIA.COM, DOMPU — Dua orang laki-laki di Dusun Soritatanga, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat terlibat duel yang menyebabkan keduanya mengalami luka serius, pada Senin (3/2) dini hari.

Keduanya berinisial SI (40) warga Desa Kempo, Kecamatan Kempo, Kabupaten  Dompu dan SN (45) warga Desa Soro, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto SIK, M.Si kepada wartawan membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, perkelahian terjadi karena dilatarbelakangi kesalahpahaman antar keduanya.“Perkelahian yang menyebabkan kedua laki-laki dilatarbelakangi kesalahpahaman antar keduanya,” ujarnya.

Berita Terkait:  Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Moyo Hulu

Dijelaskan, kejadian tersebut berawal dari adanya kegiatan Orghen tunggal malam yang diadakan oleh Junaidin Madi (50) warga Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat di halaman rumahnya tepatnya di Pinggir Pantai Dusun Soritatanga dan didatangi oleh ramai pengunjung, bahkan tidak hanya didatangi warga setempat melainkan juga didatangi oleh warga desa lainnya.

Saat malam sudah mulai larut tepatnya sekitar pukul 01.00 Wita.  SI yang saat itu menegur SN yang sedang berjoget untuk turun dari atas panggung, mendengar teguran dari SI membuat SN malah menjadi emosi dan melakukan pemukulan terhadap SI.

Berita Terkait:  Imbauan Gubernur NTB Hadapi Cuaca Ekstream

Kemudian SN mengeluarkan pisau belati dan menusukkannya ke leher SI hingga menyebabkan leher SI terluka. Merasa jiwanya terancam akhirnya SI mengeluarkan sebilah parang kemudian menebas SN dan menyebabkan SN mengalami luka tebas pada bagian bahu kanan.

Artanto tersebut menambahkan bahwa Kapolsek Pekat Ipda Abdul Malik memerintahkan personel Polsek Pekat untuk langsung menuju ke TKP mengamankan perkelahian antar keduanya dan membawa keduanya ke Puskesmas Calabai dan Rumah Sakit Pratama Manggelewa.

Karena keduanya mengalami luka-luka. Pihak Polsek Pekat juga menghimbau para pengunjung Orgen Tunggal untuk membubarkan diri. Diketahui bahwa acara orgen tunggal tersebut tidak disertai dengan izin keramaian dari pihak kepolisian maupun pemberitahuan kepada pihak desa.

Berita Terkait:  Alhamdulillah, Akhirnya Tiga Nelayan Ini Ditemukan Selamat

“Langkah selanjutnya Kapolsek mendatangi keluarga dari keduanya dan menghimbau kepada kedua belah pihak untuk sama-sama meredam emosi dan mempercayakan penyelesaiannya kepada pihak Kepolisian untuk dicarikan solusi yang terbaik, sehingga permasalahan tidak meluas  guna terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif,” pungkasnya. (red)