Beranda PERISTIWA Dari Limpas, Jembatan Melung Ditingkatkan Menjadi Konvensional

Dari Limpas, Jembatan Melung Ditingkatkan Menjadi Konvensional

BERBAGI
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, H. Rosihan, ST., MT didampingi Kabid Bina Marga, M. Ihsan Imanuddin, ST. (Foto : Egy Mulya Firmansyah)

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Pemkab Sumbawa sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3,9 miliar untuk meningkatkan status jembatan Melung, Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu dari limpas menjadi konvensional. Pembangunannya akan dikerjakan di tahun 2019 ini.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, H. Rosihan, ST., MT kepada wartawan, mengakui akan dibangunnya jembatan tersebut. Proyek tersebut sudah ditentukan pemenangnya dan segera dilakukan penandatanganan kontrak.

“Tahun ini dibangun Jembatan Melung. Itu sudah ada pemenangnya. Kontraknya direncanakan hari Senin depan,” ujarnya didampingi Kabid Bina Marga, M. Ihsan Imanuddin, ST, Jum’at (5/7).

Berita Terkait:  Polres Sumbawa Intensifkan Patroli Cegah Karhutla

Diungkapkannya, proyek jembatan Melung anggarannya dari APBD dengan pagu sekitar Rp 3,9 miliar. Sebelumnya jembatan tersebut adalah jembatan limpas. Namun kerap kali rusak diterjang banjir. Untuk memperlancar transportasi masyarakat, sehingga ditingkatkan menjadi jembatan konvensional.

“Sebelumnya kan jembatan limpas. Selama ini terus diperbaiki, tetapi tetap rusak. Untuk memperlancar transportasi masyarakat, tahun ini dibangun jembatan konvensional,” terangnya.

Tahun ini, lanjut H. Rosihan, hanya satu jembatan yang dibangun. Pihaknya tidak bisa melakukan perbaikan terhadap semua jembatan secara sekaligus karena terkendala anggaran. Meskipun demikian, pihaknya juga akan berupaya untuk memperbaiki jembatan lainnya secara bertahap.

Berita Terkait:  Angkut Tiga WNA, Helikopter Jatuh di Lombok Tengah

“Jadi kalau kita di Dinas PU ini, sebenarnya hajat kita memperbaiki semua yang rusak. Tetapi terkendala dengan anggaran tidak mungkin semuanya bersamaan. Kalau anggarannya banyak, mungkin bisa dua atau tiga jembatan dikerjakan setiap tahun.  Kedepannya yang lain juga diperhatikan dan akan kami usahakan. Segala cara kami tempuh, baik berkoordinasi dengan provinsi maupun pusat. Kami sudah berjuang maksimal, tunggulah untuk 2020,” pungkasnya. (NM3)