Beranda PERISTIWA Danrem 162/WB : Tidak Ada Lagi Istilah Rekompak!

Danrem 162/WB : Tidak Ada Lagi Istilah Rekompak!

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA — Pasca peralihan Komando Pengendalian (Kodal) untuk rumah rusak berat dari Kementerian PUPR kepada Pemerintah Provinsi NTB kemarin, dan menindak lanjuti hasil rapat di Posko terpadu BPBD Provinsi NTB jalan Catur Warga No. 5 Mataram, pagi tadi dilaksanakan gelar apel fasilitator di lapangan Tioq Tata Tunak, Tanjung Kabupaten Lombok Utara (KLU), Sabtu (30/3).

Aple gelar fasilitator yang diambil langsung oleh Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, diikuti sekitar 546 orang fasilitator terpadu rumah rusak berat dan sedang dari TNI, Polri dan sipil wilayah Mataram, Lombok Barat dan KLU.

Berita Terkait:  Kapolda NTB Pimpin Upacara HUT RI Ke-74

Dalam arahannya, Danrem menyampaikan apel gelar fasilitator ini merupakan tindaklanjut peralihan Kodal yang semua Rehabilitasi dan Rekonsiliasi Masyarakat dan Permukiman Berbasis Komunitas (Rekompak) yang berada dibawah Kementerian PUPR kepada Pemerintah Provinsi NTB, sehingga tidak ada lagi istilah fasilitator Rekompak.

“Tidak ada lagi istilah rekompak, yang ada adalah fasilitator terpadu Provinsi NTB, untuk itu kita harus satu suara dalam membangun NTB,” terangnya.

Dijelaskan pria yang kerap disapa Rizal ini, bahwa Danramil bersama Kapolsek setempat selaku pengendali para fasilitator di wilayah masing masing untuk melanjutkan proses percepatan rehab rekon pascagempa dengan harapan menjelang lebaran masyarakat terdampak gempa sudah bisa menempati rumahnya masing-masing.

Berita Terkait:  Momentum Idul Adha Diharap Jadi Spirit Bangun KLU Lebih Baik 

“Untuk wilayah KLU sebagai penanggung jawab adalah Kapolres KLU dan Kasi Intel Korem 162/WB, untuk wilayah Lobar selaku penanggung jawab adalah Dandim 1606/Lobar dan Kapolres Lobar, sedangkan untuk wilayah Kota Mataram yang bertanggung jawab adalah Kapolres Mataram dan Kasdim 1606/Lobar,” sebut orang nomor satu di jajaran Korem tersebut.

Selain itu, Danrem juga mengajak kepada seluruh fasilitator untuk tetap kompak dengan menyatukan kata dan misi untuk membangun NTB, jangan mudah terbawa isu dan informasi yang tidak benar karena tugas rehab rekon masih lama mengingat masih banyak tugas yang harus kita selesaikan.

Berita Terkait:  Doktor Zul : Belajar dari Manusia Tidak Segampang Belajar dari Burung dan Ikan

Usai mengambil apel, Danrem 162/WB meninjau pembagian buku rekening individu untuk rumah rusak berat di Kantor Desa Gegelang Kecamatan Gangga KLU. (NM2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here