Beranda PERISTIWA BPBD Sumbawa Ajukan Permintaan Bantuan Air bersih ke Provinsi

BPBD Sumbawa Ajukan Permintaan Bantuan Air bersih ke Provinsi

BERBAGI
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, M. Nurhidayat, S.T

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa saat ini terus melakukan pemetaan terkait potensi kekeringan di sejumlah wilayah.

Kepala BPBD Sumbawa melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, M. Nur Hidayat ST mengungkapkan, selain melakukan pemetaan langsung ke lokasi dan melihat daerah terdampak di tahun lalu, pihaknya juga sudah menerima adanya permintaan air bersih dari sejumlah desa.

Disebutkannya, berasarkan hasil pemetaan sementara terdapat 41 Desa di 17 Kecamatan yang mengalami kesulitan air bersih. Yaitu Desa Serading di Kecamatan Moyo Hilir, Desa Lopok, Desa Lopok Dalam dan Desa Tatede di Kecamatan Lopok, Desa Mata dan Desa Tolo’i di Kecamatan Tarano, Desa Merpe, Desa Batu Putih, Desa Sinar Jaya dan Desa Teluk Santong di Kecamatan Plampang, Desa Boal di Kecamatan Empang, Desa Labangka 1, Desa Labangka 2 dan Desa Labangka 3 di Kecamatan Labangka.

Berita Terkait:  Seorang IRT Tersambar Petir

Kemudian Desa Maman, Desa Pernek, Desa Mokong, Desa Marga Karya, Desa Semamung, Desa Lito dan Desa Brang Rea di Kecamatan Moyo Hulu, Desa Lape, Desa Hijrah di Kecamatan Lape, Desa Luk Karya di Kecamatan Rhee, Desa Mapin Kebak dan Desa Mapin Beru di Kecamatan Alas Barat, Desa Baru, Desa Pungkit, Desa Kukin, Desa Sebewe, Desa Ai Bari dan Desa Ai Limung di Kecamatan Moyo Utara, Desa Lenangguar di Kecamatan Lenangguar, Desa Pelat dan Desa Klungkung di Kecamatan Unter Iwes, Desa Labuhan Bajo di Kecamatan Utan, di Pulau Kaung di Kecamatan Buer, Pulau Bungin dan Desa Labuhan Alas di Kecamatan Alas serta Desa Labuhan Badas di Kecamatan Labuhan Badas.

Berita Terkait:  Doktor Zul Belajar Mitigasi Bencana di Australia

“Itu hasil pemetaan wilayah kekeringan, juga disertai surat dari desa,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (18/7).

Terhadap daerah dimaksud jelasnya, BPBD Sumbawa sudah mengajukan permintaan bantuan air bersih ke Pemprov NTB.

“Kami sudah mengajukan permintaan air besih ke provinsi. Hingga saat ini kami masih menunggu bantuan tersebut,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga saat ini tengah meneliti lokasi sumber air untuk pendistribusin di wilayah yang memiliki titik kekeringan terbanyak.

“Kita evaluasi data tahun kemarin sambil kita pantau perkembangannya seperti apa. Karena curah hujan semakin sedikit, lahan pertanian sudah banyak yang menanam jagung, mungkin serapan air tanah berkurang. Bisa jadi yang tahun kemarin banyak air, tidak ada air nantinya. Itu yang perlu kita lakukan penelusuran nantinya yang ada di kecamatan,” pungkasnya. (red) 

Berita Terkait:  Seorang Nelayan Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Kalaki