Beranda PERISTIWA Berangkat Mengajar, Guru di KSB Tewas Dibunuh

Berangkat Mengajar, Guru di KSB Tewas Dibunuh

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA BARAT — MH (52) ditemukan tewas dengan sejumlah luka bekas senjata tajam pada Senin (24/2) pagi, di Lokasi Bendungan Kalimantong II Desa Bangkat Monteh, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Kejadian ini terjadi ketika korban yang merupakan seorang guru tersebut berangkat mengajar disalah satu sekolah di Desa Bangkat Monteh sekitar pukul 07.00 pagi.

Terduga pelaku yang diketahui berinisial RU (34) pun juga sudah menyerahkan diri ke Mapolres Sumbawa Barat setelah melakukan tindakannya tersebut.

Berita Terkait:  Seorang Remaja Ditemukan Tidak Bernyawa di Perairan Gili Sudak

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suryono S.IK., MH didampingi Kasat Reskrim AKP Aprizal S.IK dan Bripka Mayadi Iskandar selaku Ps. Paur Subbag Humas, dalam keterangan persnya menjelaskan, sebelum kejadian, korban dalam perjalanan dari rumahnya menuju sekolah untuk mengajar.

Ketika melintas di TKP, korban bertemu dengan terduga. Korban sempat melontarkan kata-kata yang menyinggung, membuat terduga keberatan lalu mengejar korban.

Saat itu pelaku melayangkan tombak hingga menembus bagian dada korban. Tak hanya itu pelaku juga menebas korban menggunakan sebilah parang tepat di bagian leher dan tangan kiri. Seketika korban ambruk dan tewas bersimbah darah.

Berita Terkait:  Direktur JaDI NTB : Mari Kembali Rajut Silaturahmi dan Kerukunan

Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku menyerahkan diri ke Polres Sumbawa Barat, sembari membawa parang yang sudah disarungkan.

Kepada petugas setempat, pelaku menceritakan apa yang sudah dilakukannya. Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Polisi sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk menangani korban termasuk mengeluarkan tombak yang masih tertancap.

Selain itu menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang tidak diinginkan, serta tidak menyebarkan-luaskan foto dan video yang bersifat provokasi. Polisi juga mendatangi keluarga korban dan pelaku agar tidak saling memprovokasi. (red) 

Berita Terkait:  Lomba Perahu Dayung Meriahkan HUT Lombok Barat