Beranda PERISTIWA Akibat Gempa Hari Ini, Data Sementara : Rumah Rusak, Empat Warga di...

Akibat Gempa Hari Ini, Data Sementara : Rumah Rusak, Empat Warga di Lotim Alami Luka-Luka

BERBAGI
Nampak seorang warga yang menjadi korban akibat gempa bumi, Ahad 17 Maret 2019 di Lombok Timur sedang mendapat perawatan dari pihak kesehatan diwilayah setempat. (Foto : Sumber BPBD NTB)

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Ahad 17 Maret 2019, gempa bumi sebanyak dua kali mengguncang Lombok – NTB secara beruntun.

Pusat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,8 dan 5,2 ini diketahui berada di Kabupaten Lombok Timur.

Akibat gempa beruntun ini, selain rumah warga rusak adapun data sementara yang diserap NusraMedia dari pihak BPBD Provinsi NTB.

Dimana empat orang warga di Desa Sembalun – Lotim mengalami luka-luka dibagian kepala, lengan bahkan kaki tepatnya bagian lutut.

Berita Terkait:  “Biang Kerok” Pelemparan Batu di DPRD NTB Diamankan Polisi

Keempat warga yang menjadi korban tersebut sedang mendapatkan perawatan dari pihak kesehatan di wilayah setempat.

Mereka adalah, Edi Rustaman (30), Alamat Dusun Dasan Tengak Barat, Desa Sembalun, terdapat luka terbuka di kepala belakang.

Kemudian, Beri (16) beralamatkan Lendang Luar Desa Sembalun, terdapat luka tertutup karena benturan benda tumpul.

Ketiga atas nama, Hamzani (28) alamat Jorowaru, mengalami luka lecet dan terdapat luka tertutup di daerah lengan.

Sedangkan Rendi (18), alamat Lendang Luar Desa Sembalun, mengalami luka lecet pada lutut sebelah kiri.

Berita Terkait:  Danrem 162/WB Instruksikan Siaga Bantu Korban Bencana Alam

“Ini informasi sementara yang kita terima dari wilayah setempat. Selain ada kerusakan pada rumah warga, warga juga mengalami luka-luka dan sedang mendapatkan perawatan dari pihak kesehatan saat ini,” kata Kepala BPBD NTB, H Mohammad Rum, Ahad (17/3).

Disinggung, apakah kerusakan rumah warga tersebut adalah rumah yang dibangun pemerintah untuk korban gempa sebelumnya?

Ia menegaskan rumah yang dibangun pemerintah atau Rumah Tahan Gempa (RTG) masih berdiri kokoh tanpa ada gangguan. “Tidak ada, semuanya berdiri kokoh,” demikian M Rum. (NM1)

Berita Terkait:  Penemuan Orok Bayi dalam Kantong Plastik Gegerkan Warga