Beranda PENDIDIKAN Wabup KSB Minta Sekolah Laksanakan Sholat Berjama’ah

Wabup KSB Minta Sekolah Laksanakan Sholat Berjama’ah

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA BARAT – Wakil Bupati Sumbawa Barat (KSB), Fud Syaifuddin meminta Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islama Indonesia (AGPAII) agar dapat mengkoordinir sekolah yang ada di KSB untuk melaksanakan Sholat Dzuhur berjama’ah.

Permintaan Wabup sekaligus menjawab rekomendasi musyawarah daerah APGAII I Sumbawa Barat. Dimana AGPAII merekomendasikan ketika jam sholat masuk maka segala aktivitas belajar mengajar dihentikan, kemudian melaksanakan sholat berjamaah.

“Ini tugas berat, mampu gak APGAII agar sekolah, mulai dari Kepala Sekolah, Guru dan Siswa sholat dzuhur berjamaah, AGPAII harus memulai. Pak Kadis Dikpora terbitkan surat edaran ke sekolah-sekolah agar sholat dzuhur berjamaah di sekolah masing-masing,” kata Wabup di Aula SMAN 1 Taliwang, Sabtu (2/3).

Berita Terkait:  Puluhan Pelajar di Sumbawa Diamankan Polisi

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) lanjut Wabup, diharapkan tidak hanya memperbaiki akhlak peserta didik. Tetapi juga diri sendiri dan lingkungan, mulai dari lingkungan sekolah yakni guru yang lain dan lingkungan masyarakat. Dimulai juga di keluarga, kerabat dan sahabat.

Dicontohkanya, seperti memperbaiki tata cara berpakaian dan hal sederhana lainnya. Sehingga guru PAI dapat lebih bermanfaat bagi manusia lainnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Daerah AGPAII Sumbawa Barat Nuruljihad, dalam sambutannya mengatakan, pembentukan AGPAII KSB adalah untuk membuat guru PAI solid dan profesional dalam berkontribusi membangun PAI di KSB.

Berita Terkait:  Pimpinan OPD di NTB Terpilih Ikut Program Belajar di Lee Kuan Yew School of Public Service, Singapura

“Guru PAI laki-laki tidak boleh hanya melaksanakan tugas mendidik siswa. Tetapi juga menjalankan tugas di tengah masyarakat, yakni menjadi imam dan khatib. Jika tidak melaksanakan dua tugas itu, maka guru tersebut sangat tidak ideal menjadi guru PAI,” tuturnya singkat.

Masih dikesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengurus Wilayah AGPAII NTB, Sulman Haris, menyampaikan bahwa guru PAI harus menjadi ujung tombak mensukseskan gerakan revolusi mental dan karakter.

DPW APGAII NTB menitip DPD AGPAII KSB dan memohon bantuan Pemerintah Daerah dan semua pihak untuk mewujudkan generasi KSB yang berakhlakul karimah mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA sederajat. (NM5)

Berita Terkait:  Sukses yaa..! SMAN 4 Sumbawa Ikuti Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Provinsi