Beranda PENDIDIKAN Video Perkelahian Siswa di Sumbawa Viral, Ternyata Sudah Ditangani Dikbud!

Video Perkelahian Siswa di Sumbawa Viral, Ternyata Sudah Ditangani Dikbud!

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA – Video perkelahian dua siswi yang masih duduk di bangku SMP lingkup Kabupaten Sumbawa sempat menjadi viral di social media.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, H Sahril, S.Pd., M.Pd.,

Video berdurasi sekitar 29 detik itu menunjukan perkelahian layaknya olahraga tarung bebas di sebuah ruangan kelas.

Terlihat pula siswi lainnya yang juga ikut mendukung perkelahian itu. Tak khayal sejumlah komentar negatif masyarakat pun bermunculan, baik di facebook hingga WhatsApp.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sumbawa, H. Sahril yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian itu di Sumbawa.

Berita Terkait:  Kurang Kreatifitas Pengelola, Banyak PKBM di Sumbawa “Mati Suri”

Diterangkannya, bahwa perkelahian terjadi setelah pelaksanaan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah, pada pekan lalu.

“Saya sudah meminta laporan tertulis Kepala Sekolah dan mengambil langkah-langkah taktis dan terukur dengan melibatkan seluruh stakeholder,” ujarnya, Ahad (17/3).

Kata dia, untuk mencari penyebab adanya kejadian ini harus dicermati secara baik. Yakni lebih dulu melihat situasi kondisi bagaimana perkelahian dapat terjadi, meskipun masih dalam lingkungan sekolah.

Mantan Kepala DPMPTSP Sumbawa itu juga meminta kepada masyarakat ataupun warganet tidak menyebar luaskan video tersebut. Karena kasus atau persoalan ini telah ditangani dan segera dituntaskan.

Berita Terkait:  Ponpes Diminta Istiqomah Terapkan Protokol Kesehatan

“Insya Allah hari senin (18 Maret 2019, Red) permasalahan ini sudah tuntas. Mohon kiranya tidak terburuh-buruh menyalahkan guru,” jelasnya.

“Inilah kondisi yang sedang kita hadapi dalam masyarakat pendidikan kita. Begitu besar perubahan sosial dan perubahan lain yang membawa konsekwensi terjadinya perubahan prilaku anak didik. Adalah tanggungjawab dan kewajiban bersama, pemerintah melalui Dikbud, masyarakat dan orang tua mengantarkan anak didik mengambil masa depan yang lebih baik,” terang Sahril lagi. (NM3)