Beranda PENDIDIKAN Usai Penyaring dan Kerekeh, IISBUD SAREA Teken MoU dengan Desa Semamung

Usai Penyaring dan Kerekeh, IISBUD SAREA Teken MoU dengan Desa Semamung

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Setelah Desa Penyaring dan Kerekeh, pihak Institut Ilmu Sosial & Ilmu Budaya Samawa Rea (IISBUD SAREA) lagi menjalin kerjasama dengan Desa Semamung.

Kali ini, kerjasama yang terbangun dengan tujuan meningkatkan peran BUMDes dalam mendorong pendapatan asli desa (PAD).

Kerjasama itu ditandai dengan penekenan Memorandum of Understanding (MoU) antara IISBUD SAREA dengan pihak Pemerintah Desa setempat.

Ini juga merupakan bagian dalam kegiatan KKN 2020 angkatan IV dengan tema : “Berbasis Riset dan Kerja Sosial”. MoU telah ditandatangani beberapa hari lalu.

Berita Terkait:  Berkunjung ke KSB, Rektor UTS : Kehadiran TNI dan Mahasiswa Berdampak Positif bagi Seminar Salit

Hal itu juga dibenarkan oleh Dosen Fakultas Hukum IISBUD SAREA, Dr Ahmad Yamin, SH MH. “Iya benar, teken MoU nya sudah dilakukan pada hari Jum’at tanggal 10 Juli yang lalu,” ujarnya kepada NUSRAMEDIA, Rabu (15/7).

Diterangkannya, bahwa dalam MoU itu memiliki beberapa kebijakan dari Pemerintah Desa Semamung. Diantaramya mengenai pengembangan unit usaha BUMDes.

Itu, kata Ahmad Yamin, dalam rangka pengembangan air bersih untuk masyarakat di wilayah Desa Semamung. Kemudian, lanjutnya, pengembangan produk-produk unggulan Desa yang nantinya akan menunjang pendapatan asli desa.

Berita Terkait:  Imigrasi Sumbawa Bimbing Empat Taruna Poltekim Jakarta

“Secara administratif BUMDes di Desa Semamung sudah menerapkan E-BUMDes dalam rangka pemasaran produk unggulan Desa yang saat ini Desa Semamung telah bekerja sama dengan KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) Ropang untuk pengembangan budidaya madu dan pengembangan kuliner lokal serta pariwisata rumah kopi, ini akan menjadi sektor unggulan dalam pengembangan unit usaha BUMDes kedepannya,” ungkapnya.

“Nah, jadi kerjasama IISBUD dengan Desa Semamung ini lebih kepada penataan ulang regulasi pada tingkat Desa, untuk mendukung arah kebijakan atau program Desa baik jangka pendek maupun jangka menengah yang tertuang dalam RPJMDes dan RKPDes,” imbuhnya.

Berita Terkait:  Keren, Gegara Hal Ini.. Guru SDN Nijang Tembus Juara III Nasional Loh...!

Sementar itu, Sekretaris Program Studi Ilmu Pemerintahan IISBUD SAREA, Dedi Supriadi, SPd MSi menambahkan, bahwa kerjasama itu juga bertujuan untuk memacu peran mahasiswa dalam mengimplementasikan teori-teori yang telah dipelajari dibangku perkuliahan agar selaras dengan aksi-aksi dilapangan.

“Dan ini menunjukkan, bahwa mahasiswa IISBUD SAREA siap didayagunakan ditengah masyarakat,” demikian singkatnya. (red)