Beranda PENDIDIKAN Tahun Ini, Dana Aspirasi Dewan Dinilai Pro Pendidikan

Tahun Ini, Dana Aspirasi Dewan Dinilai Pro Pendidikan

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA – Tahun ini, dana aspirasi Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dinilai sangat berpihak atau pro dengan dunia pendidikan.

Betapa tidak, untuk tahun ini saja ada Rp 8 miliar yang disiapkan. Angka ini bisa dikatakan meningkat tajam jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni hanya bermain pada kisaran Rp 4 hingga 6 miliar saja.

Jenjang SD saja, dana yang dialokasikan sebesar Rp 3,229 miliar. Dana ini diperuntukkan bagi 43 sekolah dengan sebaran hampir pada semua kecamatan.

Berita Terkait:  Bupati Optimis Kehadiran BSM Muhammadiyah Berkualitas

Sementara untuk tingkat SMP mencapai Rp 1,3 miliar, dengan sasaran 15 sekolah. Jenjang PAUD Rp 1,8 Miliar dengan jumlah sasaran 35 lembaga. Sisanya menyasar UPT Pendidikan dan sejumlah SMA.

Kasubbag Perencanaan, Keuangan dan Barang Milik Daerah (BMD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Amir Mahmud, ME, mengakui dana aspirasi anggota DPRD Sumbawa tahun ini, sangat berpihak terhadap dunia pendidikan.

Terjadinya peningkatan anggaran dari tahun ke tahun dapat dijadikan sebagai acuannya. “Sangat berpihak dengan dunia pendidikan,” ujarnya, Selasa 16 Oktober 2018.

Berita Terkait:  Wujudkan Visi Misi Husni-Mo’, Kadis Dikbud Harap Guru Dapat Bekerjasama

Hal senada juga disampaikan Kabid Pembinaan SD, Junaidi, M.Pd. Dia mengaku apresiatif dengan intervensi dewan melalui dana aspirasi. Bahkan sarana dan prasarana yang belum terpikirkan oleh Dinas Dikbud, tidak luput dari perhatian mereka.

“Khusus bidang SD lumayan banyak intervensi DPR. Bahkan hal-hal yang tidak terpikirkan oleh Dikbud, menjadi perhatian dewan. Sebarannya pun luas, mulai dari Tarano sampai Alas Barat. Bahkan Lunyuk juga ada,” tuturnya.

Sementara serapannya mencapai 79%. Dari 41 paket pengerjaan, 33 paket telah rampung. Masih tersisa delapan paket dengan presentase 18,6%. “Yang diputus kontraknya satu, karena habis masa kontraknya, tapi tidak dikerjakan dengan nominal anggaran Rp 70 jutaan,” kata pria yang akrab disapa Jun ini.

Berita Terkait:  UN 2020 Ditiadakan, Akumulasi Nilai Tentukan Kelulusan SD dan SMP

Untuk kedepan, Dinas Dikbud akan terus mebangun komunikasi intensif dengan DPRD. Dengan harapan ke depan, intervensi DPRD melalui dana aspirasi terus meningkat. (NM1)