Beranda ADVERTORIAL Sukseskan USBN SD/MI, Disdikbud Sumbawa Fokus Input Data Sekolah

Sukseskan USBN SD/MI, Disdikbud Sumbawa Fokus Input Data Sekolah

BERBAGI
Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum dan Penilaian SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Mukhlis, S.Pd., (Foto Desain : Bobby Maramis)

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA – Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jenjang SD/M tinggal beberapa bulan lagi. Guna menyukseskan agenda rutin tahunan dalam dunia pendidikan itu, segala sesuatunya kini terus digeber.

Saat ini, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sumbawa sedang fokus melakukan penginputan data pada sekolah-sekolah yang melaksanakan USBN.

“Untuk saat ini, kita masih fokus input data dari sekolah-sekolah yang melaksanakan USBN dan semuanya sedang dalam proses,” ungkap Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, H Sudirman melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian SD, Mukhlis, Senin 14 Januari 2019.

Berita Terkait:  Tiongkok Tawarkan Beasiswa bagi 1000 Mahasiswa NTB

Tak ditampiknya, saat ini pihaknya belum dapat memastikan berapa jumlah sekolah penyelenggara, termasuk jumlah siswa yang menjadi peserta ujian.

Untuk memastikan jumlah yang real kata dia, tentunya melalui tahapan yakni harus melakukan pengiputan data pada sekolah (SD/MI) secara menyeluruh di Kabupaten Sumbawa.

Kendati demikian, ia memprediksikan bahwa dari sisi jumlah lembaga dan peserta USBN dimungkinkan akan ada perbedaan dibanding tahun sebelumnya.

Bukan tidak beralasan, hal itu disebabkan terang Mukhlis, bisa jadi ada sekolah tahun lalu yang tidak memiliki siswa kelas VI lantas menyelenggarakan pada tahun ini.

Berita Terkait:  Kunjungi PMI Dea Malela, Wapres JK : Indonesia Jadi Contoh Pendidikan Islam Dunia

“Nah, jika berbicara jumlah penyelenggara ataupun siswa pesertanya kemungkinan aka nada perbedaan,” kata pria yang dikenal akrab dengan semua kalangan ini.

“Yang pasti untuk MI, akan ada penambahan. Kami sudah terima data-data lembaga MI yang melaksanakan USBN tahun ini, karena di tahun sebelumnya mereka tidak menyelenggarakan lantaran tidak memiliki siswa kelas VI saat itu,” demikian Mukhlis menambahkan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here