Beranda PENDIDIKAN Pemda Sumbawa Deklarasikan 15 Sekolah Ramah Anak

Pemda Sumbawa Deklarasikan 15 Sekolah Ramah Anak

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Sebanyak 15 sekolah di Kabupaten Sumbawa dideklarasikan sebagai sekolah ramah anak, pada Jum’at (24/7) pagi di halaman Kantor Bupati setempat. Kegiatan yang dipimpin oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah ini dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tahun 2020.

Adapun 15 sekolah ramah anak tersebut telah ditetapkan oleh Bupati Sumbawa melalui keputusan Bupati Sumbawa Nomor 722 Tahun 2020 tentang penetapan sekolah ramah anak di Kabupaten Sumbawa.

Penetapan tersebut berdasarkan hasil evaluasi tim UKS sekolah sehat Kabupaten Sumbawa. Sehingga terdapat 15 sekolah yang dinilai telah memenuhi kriteria sebagai sekolah ramah anak. Yakni TK Pertiwi Kabupaten Sumbawa, TK Sari Asih, TK Negeri Plampang, TK Negeri Pembina Sumbawa, Paud/TK Taamasa, SDN Sering, SDN Kerato, SDN 6 Sumbawa, SDN Brang Rea, SDN 2 Sumbawa, SMPN 1 Sumbawa, SMPN 3 sumbawa, SMPN 1 Moyo Utara, SMPN Labangka dan MTSN 2 Sumbawa.

Berita Terkait:  Tingkatkan Sinergitas, Poltekpar Lombok Gelar Rakor dan Evaluasi Kerjasama

Dijelaskan Wakil Bupati, sekolah ramah anak sendiri ialah satuan pendidikan formal, nonformal dan informal yang aman, bersih dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup, mampu menjamin, memenuhi, menghargai hak-hak anak dan melindungi anak dari kekerasan, diskriminasi dan perlakuan salah lainnya, serta mendukung partisipasi anak terutama dalam perencanaan kebijakan, pembelajaran, pengawasan, dan mekanisme pengaduan terkait pemenuhan hak dan perlindungan anak dalam pendidikan.

“Hal ini sebagai bentuk tindak lanjut dari undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan peraturan menteri negara pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak pepublik indonesia nomor 8 tahun 2014 tentang kebijakan sekolah ramah anak,” ujar Haji Mo akrab Wabup Sumbawa disapa

Berita Terkait:  48 Pelajar dan Guru Terdampak Kebakaran, Dikbud Sumbawa Segera Salurkan Bantuan Mendasar

H. Mo juga menyampaikan bahwa anak adalah potensi yang sangat penting, generasi penerus bangsa, penentu kualitas sumber daya manusia (sdm) indonesia yang akan menjadi pilar utama pembangunan daerah di masa mendatang. Untuk itu, menurutnya, anak-anak perlu dilindungi dan dipenuhi hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh dan berkembang dalam suatu lingkungan yang layak anak. (red)