Beranda PENDIDIKAN Pekan Literasi Sekolah Dalam Kalender Pendidikan TP 2019/2020

Pekan Literasi Sekolah Dalam Kalender Pendidikan TP 2019/2020

BERBAGI
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, H Sahril dan Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Dikbud setempat, Junaidi. (Foto Desain : Bobby Maramis)

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Nomor 148.a Tahun 2019 tentang Hari Efektif, Hari Efektif Fakultatif dan Hari Libur Satuan Pendidikan Tahun Pelajaran 2019/2020 yang dalam penjabarannya lebih dikenal dengan istilah kalender pendidikan diharapkan dapat segera dijadikan acuan dalam penyusunan kurikulum.

Sebagai turunannya, setiap satuan pendidikan menjabarkan secara operasional dalam bentuk Surat Keputusan yang mengatur kegiatan akademik sekolah sesuai dengan kekhasan masing-masing.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Dikbud Sumbawa, Junaidi, S.Pd., M.Pd, Selasa 9 Juli 2019 di Sumbawa.

Berita Terkait:  Doktor Zul : Petugas Museum Harus Bisa Menjadi Punjangga Besar!

Menurutnya, sekolah memiliki peran untuk melakukan penyesuaian agar searah dengan visi, misi dan tujuan tiap sekolah.

“Untuk itu, tim pelaksana kurikulum sekolah perlu mengagendakan pembahasan lebih lanjut agar hal-hal yang menjadi kekhasan dan keunggulan serta karakteristik sekolah dapat terakomodir dalam kalender pendidikan,” ujarnya.

Dikatakan Juniadi, sejatinya peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hanya memberi rambu-rambu normative. Karena kewenangan penyusunan kalender pendidikan merupakan tugas dan tanggungjawab sekolah.

Namun demikian, dalam rangka mendukung upaya upaya menjalnkan regulasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa perlu mengawal program-program tertentu pada satuan pendidikan.

Berita Terkait:  Majukan NTB, Wagub Apresiasi Jasa TGB-AMIN

“Salah satu yang menjadi fokus untuk Tahun Pelajaran 2019/2020 adalah ditetapkannya Pekan Literasi Sekolah sebagai implementasi dari Peraturan Bupati Sumbawa Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS),” tutur pria yang akrab disapa Jun ini.

Kegiatan ini jelasnya, bertujuan untuk menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang literat dan tumbuhnya kultur akademik sekolah untuk meningkatkan kapasitas belajar anak di luar jam belajar efektif.

Pelaksanaan Pekan Literasi Sekolah dilaksanakan sebagai puncak dari kegiatan yang telah dilaksanakan dalam satu semester berjalan.

Berita Terkait:  Hj Rohmi Tutup Pelatihan TB2P Tingkat Provinsi

Kegiatan yang dapat dilaksanakan oleh satuan pendidikan diantaranya kegiatan lomba, festival, kemah literasi atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan keunggulan sekolah.

“Kami harap moment ini juga dapat melibatkan para pihak yang peduli literasi seperti taman bacaan, perguruan tinggi, ataupun kelompok kelompok lainnya,” tutup Junaidi. (NM1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here