Beranda PENDIDIKAN Kepala SMAN 2 Bayan Bangga dengan Pencapaian Si Kembar Cantik Ini

Kepala SMAN 2 Bayan Bangga dengan Pencapaian Si Kembar Cantik Ini

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA — Santiri Foundation (sebuah yayasan yang konsen pada pelestarian budaya) bekerjasama dengan Kemendikbud RI, Rinjani Festival dan Yo’ra Hero menggelar sebuah kompetisi dengan tema “Pusaka Saujana Rinjani” bagi para pelajar tingkat SMA/SMK di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Giat tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu terhitung dari tanggal 20 hingga 22 November 2020 tadi. Dari sekian banyak peserta, dua siswi SMA Negeri 2 Bayan, Lombok Utara meraih prestasi yang cukup baik dalam kompetisi ini, yaitu masuk 10 besar terbaik.

Mereka adalah Silva Pradani dan Selvi Pradina. Si kembar itu diketahui duduk di kelas XI SMAN 2 Bayan. Kakak beradik cantik itu mampu menembus 10 besar terbaik dalam kompetisi tersebut pada kategori the best essay.

Adapun materi yang dibawa Silva dan Silvi hingga mampu berada diposisi tersebut, yakni Sejarah Masuknya Islam di Gumi Sasak Bayan dan Budayanya-Silva Pradani.

Berita Terkait:  10 Mahasiswa IISBUD Sarea Ikut Ajang Pemilihan Duta Remaja Pariwisata NTB 2020/2021

Sedangkan Silvi Pradina-Kampung Adat Bayan. Berada diposisi tersebut tidaklah mudah, sebab mereka harus bersaing dengan dengan banyak pelajar lainnya di Pulau Lombok.

Meski belum mampu masuk sebagai 3 besar terbaik, Kepala SMAN 2 Bayan, M Fatkoer Rohman mengaku bangga dengan apa yang diraih oleh anak didiknya. Pencapaian Silva dan Silvi untuk 10 besar, kata dia, adalah hal yang cukup luar biasa dan membanggakan bagi pihak sekolah.

Menurut Fatkoer Rohman, dalam sebuah perlombaan/kompetisi menang kalah adalah hal yang biasa. Terlepas dari itu, justru dia mengancungi jempol pada anak didiknya yang telah berupaya semaksimal mungkin tampil untuk mampu memberikan yang terbaik, terlebih mengharumkan nama sekolah.

“Yang pasti, kami pihak sekolah bangga dengan pencapaian mereka. Tidak berhasil masuk 3 besar itu adalah hal yang biasa dalam sebuah perlombaan. Tetap semangat, ambil manfaatnya, karena saya melihat Silvi dan Silva semakin cerdas, kian berkarakter dan literat,” ujarnya Ahad (22/11) kepada media ini.

Berita Terkait:  Ucap Terimakasih, Program Beasiswa Pemprov NTB Diharapkan Terus Berlanjut

Kepsek yang dikenal santun dan ramah itu juga menegaskan, bahwa setiap orang yang berlaga tentu ingin juara. Namun, kata dia, juara tidak selamanya menjadi tujuan utama. Lomba itu, menurut Fatkoer, guna melatih keuletan, melatih mental, melatih karakter, karakter kinerja dan moral.

“Saya juga sering ikut lomba, tapi sering juga tidak mendapat juara. Namun saya selalu bisa mengambil manfaat di setiap lomba. Nah, itu yang terpenting. Intinya, Silvi dan Silva harus tetap menegakkan kepala dan tatap dunia dengan semangat penuh optimis,” ucapnya memberikan motivasi.

“Insya Allah, saya yakin Silva dan Silvi kedepan akan lebih baik lagi. Untuk itu, saya berharap kepada mereka dan siswa/siswi lainnya untuk tetap membangun karakter dan soft skill. Tetap rendah hati. Berbakti kepada orang tua, guru dan jangan lupa dengan sang pencipta, maka kita akan sukses dunia dan akhirat,” demikian M Fatkoer Rohman menambahkan.

Berita Terkait:  Doktor Zul : Guncangkan Eropa dengan Kaki Kalian!

Sekedar informasi, kompetisi tersebut menghadirkan empat kategori untuk di perlombakan. Pertama, kategori the best foto, video, essay dan sketsa. Pengumuman tiga besar dilakukan tepatnya di Taman Budaya, Kota Mataram pagi tadi. Nampak, para peserta begitu antusias dengan kompetisi ini.

Khusus Silvi dan Silva dimata pihak sekolah adalah siswi yang baik, ramah, santun, cerdas, berkarakter dan literat. Tak sedikit prestasi yang sudah diraih oleh si kembar cantik itu dalam menjuarai setiap perlombaan. Selain itu, Silvi dan Silva adalah pengurus OSIS. (red)