Beranda PENDIDIKAN Dukung Proses KBM Tatap Muka, TGH Hazmi Hamzar : Prokes Harus Diperketat!

Dukung Proses KBM Tatap Muka, TGH Hazmi Hamzar : Prokes Harus Diperketat!

BERBAGI
Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB, TGH Hazmi Hamzar

MATARAM — Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat, TGH Hazmi Hamzar mengaku mendukung kebijakan Dikbud NTB dalam memulai proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka ditengah pandemi COVID-19.

Meski demikian, kata dia, proses KBM di sekolah harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Yakni dengan “3M”, tetap memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan menjaga jarak.

Menurut dia, proses KBM tatap muka memang harus dilakukan. Ada beberapa alasan, disebutkan Hazmi, para siswa maupun orang tua dinilai mulai jenuh. Bahkan mulai kewalahan dalam mengajari anak. “Disisi lain, orang tua tidak memiliki disiplin ilmu yang cukup untuk mengajar,” ujarnya, Kamis (21/1) di Mataram.

Berita Terkait:  Kedepan, Program Beasiswa NTB akan Dibiayai Melalui APBD

Hal ini, lanjutnya, menjadi beban baru. Dimana dapat menimbulkan persoalan baru jika anak cukup lama dibiarkan berdiam dirumah. Anak didik dalam hal ini, kata Hazmi, juga merasa sangat jenuh dan orang tuanya tidak selamanya bisa memantau keberadaan anaknya serta mengajarinya, karena harus bekerja.

“Harus dibuka pendidikan ini dengan standar protokol kesehatan COVID-19. Jadi semuanya berjalan, pembelajaran dari tingkat TK sampai perguruan tinggi harus berjalan dengan SOP yang ketat terkait prokes tadi,” kata Politisi PKB tersebut.

Berita Terkait:  Pekan Literasi Sekolah Dalam Kalender Pendidikan TP 2019/2020

“Rombongan belajar dalam hal ini juga harus diatur dengan sedemikian rupa. Agar tidak terjadi kerumuan serta keramaian akibat membludaknya peserta didik pada saat masuk sekolah. Harus ada pola, dan mungkin bisa diatur oleh pihak sekolah. Misalnya bergiliran atau bergantian,” demikian Hazmi Hamzar menambahkan. (red)