Beranda PENDIDIKAN Disdikbud Sumbawa Garap Pencairan BOS TW II

Disdikbud Sumbawa Garap Pencairan BOS TW II

BERBAGI
Kasubag Urusan Perbantuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Mohammad Husnul Alwan, S.Ag

“Paling Lambat Sebelum Lebaran Sudah Cair”

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, saat ini tengah menggarap realisasi pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah atau yang lazim disebut BOS untuk Twi Wulan Dua (TW II).

“Naskah Perjanjian Hibah (NPH) nya sedang kami garap sekarang. Hari ini juga (kemarin) sudah bisa selesai. Insya Allah besok (hari ini) sudah bisa kita antar ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, melalui Kasubag Urusan Perbantuan, Mohammad Husnul Alwan, SAg.

Untuk pencairan dana BOS TW II ini, Alwan, sapaan akrabnya mengakui, agak sedikit mengalami keterlambatan. Itu dikarenakan, tehnis pencairan ada di Dinas Dikbud Provinsi NTB.

Berita Terkait:  Gubernur NTB : Pembangunan Daerah Tidak Lepas dari Peran Pemuda

Tugas Dinas Dikbud Sumbawa, dalam hal ini hanya menyampaikan NPH, setelah ada pemberitahuan dari dari provinsi. “Begitu ada kabar dari provinsi supaya NPH nya segera diurus, langsung kita garap dan kirim ketika selesai. Kalau tehnis pencairannya ada di provinsi,” terangnya.

Jika semua berjalan lancar, Alwan, memprediksikan sekitar tanggal 20 Mei atau paling lambat sebelum lebaran Idul Fitri, dana BOS TW II ini sudah bisa dicairkan oleh sekolah penerima.

Karena itu, sambil menunggu realisasi ia meminta sekolah penerima untuk segera menyerahkan syarat-syarat pencairan ke Dinas Dikbud Sumbawa. Ini dimaksudkan untuk mempermudah ketika proses pencairan betul-betul sudah dapat dilakukan.

Berita Terkait:  Stikes Griya Husada Sumbawa Gratiskan DPP Mahasiswa Baru

“Kami mohon semua syarat-syarat pencairan TW II ini besok (hari ini) bisa diantar ke Dinas Dikbud Sumbawa, supaya pas cair nanti tidak kelabakan lagi,” tandasnya.

Adapun syarat-syarat untuk dapat mencairkan dana BOS TW II ini antara lain, sekolah penerima diminta untuk membuat laporan penggunaan anggaran TW I dengan rincian K1 sampai K7A.

Sekolah penerima juga harus melampirkan belanja modal tahun 2019 (BO9). Daftar rincian belanja barang dan jasa TW I juga harus dibuat jika ingin dana BOS TW II nya dicairkan.

“Buku kas pembantu (Kode K4) juga harus diverifikasi,” kata Alwan mengingatkan.

Untuk diketahui, di TW II ini ada sebesar 40% dari total dana BOS yang dicairkan. Total dana BOS TW II yang dicairkan nanti sebesar Rp 23,3 Miliar.

Berita Terkait:  Bukan Pilih Kasih, Ternyata Ini Alasan Bang Zul Kirim 25 Guru PAUD KSB ke Malaysia

SD negeri mendapat alokasi paling besar yakni Rp 15 Miliar dengan jumlah siswa penerima sebanyak 46.889. Sementara untuk SD swasta sebesar Rp 538,5 juta, dengan jumlah siswa penerima sebanyak 1.683.

Sednagkan untuk SMP negeri dana BOS yang diterima nanti sebesar 7,2 Miliar, dengan jumlah siswa penerima sebanyak 18.108, dan SMP swasta sebesar Rp 556,8 juta dengan jumlah siswa penerima sebanyak 1.392.

“Untuk TW II ini tidak ada pembayaran kekurangan, karena semua sekolah peneirma sudah melakukan pencairan di TW I,” ujarnya. (NM7)