Beranda PENDIDIKAN Dikbud Sumbawa Distribusikan Soal USBN SD ke Kecamatan

Dikbud Sumbawa Distribusikan Soal USBN SD ke Kecamatan

BERBAGI
Keterangan Foto : Suasana pada saat pendistribusian naskah soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jenjang SD dihalaman Kantor Disdikbud setempat, Sabtu pagi (20/4) tadi.

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa mulai mendistribusikan naskah soal  Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SD ke Kecamatan, Sabtu pagi (20/4) tadi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sumbawa, H Sahril, SPd MPd didampingi Kepala Bidang Penilaian Sekolah Dasar (SD), Junaidi, SPd MPd. (Foto : Mukhlis)

Naskah soal tersebut nantinya akan diambil oleh sekolah penyelenggara saat hari pelaksanaan ujian di tempat yang sudah ditetapkan.

Dalam pendistribusiannya, naskah soal terbagi dalam jumlah amplop. Seperti untuk ruangan dengan jumlah siswa 20 orang sebanyak 271 amplop, jumlah siswa 15 orang sebanyak 151 ampolp, jumlah siswa 10 orang sebnyak 173 amplop dan jumlah siswa 5 orang sebanyak 28 amplop.

Adapun USBN akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin 22 April hingga Rabu 24 April. Dengan mata pelajar yang diujiankan diantaranya Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (Alam).

Berita Terkait:  Wow, 50 Pemuda NTB Akan Dikirim Lagi ke Polandia

Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, H. Sahril S.Pd., M.Pd kepada wartawan mengatakan, tahun 2019 ada 8.698 siswa SD yang mengikuti USBN  tersebar di 397 sekolah. Dimana naskah soal ujian untuk para siswa tersebut sudah mulai didistribusikan.

“Pendistribusian soal sudah dimulai hari ini ke seluruh kecamatan, dan InsyaAllah besok sudah didistribusi ke sekolah penyelenggara ujian,” ujarnya yang didampingi Kabid Pembinaan SD, Junaidi, SPd MPd serta Kasi Kurikulum dan Penilaian SD Dinas Dikbud setempat, Mukhlis.

Diterangkan H. Sahril, mulai proses penggandaan, pendistribusian soal, pelaksanaan ujian sampai pengembalian LJUN, Dikbud Sumbawa bekerjasama dengan Polres Sumbawa. Termasuk juga dengan penempatan naskah soal di kecamatan.

Berita Terkait:  Administrasi Beres, DAK SMP Tinggal Distransfer

“Pengamanan kita juga melibatkan kepolisian. Alhamdulillah sampai saat ini belum ada yang membuat kita terhambat, semuanya berjalan On The Track. Kemdian besok kita juga meminta kepada seluruh UPT untuk melaporkan jika ada hambatan pada pendistribusian. Karena bagaimana pun juga kita harus mengantisipasi sekolah yang berada di daerah terpencil dan wilayah kepualauan,” jelasnya.

“Jadi soal ini diambil di Polsek. Kepala sekolah pada pelaksanaan ujian mengambil soal ujian di Polsek atau tempat yang ditetapkan oleh pihak keamanan,” tambah mantan Kepala Dinas PMPTSP Sumbawa ini.

Berita Terkait:  Iswandi Dinobatkan Jadi Doktor Ilmu Pemerintahan Pertama di NTB

Selain itu, ia juga memastikan naskah soal untuk peserta ujian tidak akan kurang. Karena pada amplop yang didistribusikan bersamaan dengan naskah soal cadangan.

“Jika terjadi kekurangan soal didalam amplop yang telah diididtribusikan, pertama di dalam amplop soal juga ada soal cadangan. Kemudian kondisinya juga tergantung, jika di dalam satu sekolah ada beberapa ruang maka bisa diambil. Jika di satu sekolah itu ada kekurangan kemudian tidak ada lagi cadangan untuk menutupi kekurangan maka sekolah harus melaporkan ke kepala UPT untuk mencari jalan keluar. Untuk itu sangat kecil kemungkinan jika terjadi kekurangan soal yang bisa menghambat ujian,” demikian Haji Sahril. (NM3)