Beranda ADVERTORIAL Didampingi Para Kabid, Kadis Dikbud Kunjungi Sekolah Terdampak Gempa

Didampingi Para Kabid, Kadis Dikbud Kunjungi Sekolah Terdampak Gempa

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA – Gempa yang mengguncang bumi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara beruntun pada 2018 lalu, cukup menyisakan persoalan.

Dalam kejadian tersebut, tak sedikit nyawa yang melayang. Bahkan diantaranya ada yang mengalami luka-luka cukup serius.

Tak hanya itu, bangunan, gedung, perkantoran dan sejumlah fasilitas umum lainnya juga ikut terdampak bahkan nyaris rata dengan tanah, seperti halnya di Lombok Utara daerah terdampak parah.

Adapun, masjid dan bangunan sekolah yang ada di tujuh Kabupaten/Kota lingkup NTB, termasuk Kabupaten Sumbawa sendiri ikut terkena dampak dari guncangan hebat gempa ini.

Alhasil, sejumlah bangunan juga ikut terporak porandakan, seperti rumah warga termasuk bangunan sekolah.

Seperti diberitakan sebelumnya, khusus di Sumbawa saja ada 18 sekolah (SD) yang masuk dalam kategori rusak berat.

Berita Terkait:  Dikbud NTB Bakal Tuntaskan Lahan Sekolah Bermasalah

Tentunya hal ini, menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk segera disikapi. Terlebih, sebentar lagi siswa yang duduk dibangku kelas VI (SD) dan IX (SMP) akan menghadapi ujian.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sumbawa, secara intens terus mengunjugi sekaligus memantau situasi kondisi (rehab rekon) sejumlah sekolah terdampak.

Kamis (28/2) kemarin, Kepala Dinas Dikbud Sumbawa, H Sahril didampingi Kabid Pembinaan SMP, dan Kabid Pembinaan SD Dinas Dikbud sestempat, Junaidi terjun langsung ke lapangan alias turun gunung melihat sikon terkini di sejumah sekolah, khususnya di wilayah Kecamatan Alas Barat.

Kecamatan ini merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Sumbawa terdampak paling parah akibat gempa bumi yang mengguncang NTB beberapa waktu lalu.

Berita Terkait:  Kunjungi Korban Gempa NTB, Wagub Apresiasi Perhatian Nyata Menteri P3A RI

Kepada media ini, Kepala Dinas Dikbud melalui Kabid Pembinaan SD Dinas Dikbud setempat, Junaidi mengungkapkan, bahwa selain memastikan sikon rehab rekon, kunjungan yang dilakukan ini juga dimaksudkan untuk melihat secara langsung sikon dan proses KBM (kegiatan belajar mengajar) di sekolah.

“Kemarin, di Alas Barat kami bersama Bapak Kepala Dinas turun secara langsung memastikan proses rehab rekon sekolah terdampak gempa. Disamping itu juga, dilakukan pengecekan sekaligus memantau proses pembelajaran (KBM di Sekolah),” ujarnya, Jum’at (1/3).

Disebutkannya, selama berada di Kecamatan Alas Barat, ada beberapa sekolah yang dikunjungi langsung secara bersama-sama.

Yakni antara lainnya, seperti SDN Gelampar, SDN 1 Mapin Kebak, SDN 2 Mapin Kebak, SDN Mapin Beru, SDN 1 Labuhan Mapin, dan SDN 2 Labuhan Mapin.

Berita Terkait:  Atasi Sampah, DLH Minim Armada dan Fasilitas

“Ada enam sekolah yang kita kunjungi. Nah, yang paling urgent dilihat saat turun kemarin adalah, sudah sejauh mana penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi yang berjalan (progres),” kata pria yang akrab disapa Jun ini.

“Jadi selain itu, Pak Kadis juga ingin memastikan tidak ada kendala belajar para siswa dengan ketersediaan RKBS terutama anak-anak kita yang duduk di kelas enam (VI), yang mana mereka sebentar lagi akan menghadapi USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) dan US (Ujian Sekolah). Jadi intinya, seperti Pak Kadis katakan kemarin, beliau berpesan apapun kondisinya pelayanan terhadap kebutuhan anak tidak boleh stagnan,” demikian Junaidi sembari mengutip pesan Kepala Dinas Dikbud kepada pihak sekolah saat melakukan kunjungan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here