Beranda PENDIDIKAN Deadline Akhir Desember, Dikbud Sumbawa Ingatkan LPj  Dana BOS

Deadline Akhir Desember, Dikbud Sumbawa Ingatkan LPj  Dana BOS

BERBAGI
Kasubag Urusan Perbantuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Mohammad Husnul Alwan, S.Ag

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk tahun 2019 sudah dilangsungkan. Tahun ini, dana BOS mencapai sekitar Rp 56,4 miliar. Pencairan terakhir atau tahap empat untuk SD dan SMP sudah dimulai sejak awal Desember lalu.

Kasubag Urusan Perbantuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Mohammad Husnul Alwan, S.Ag megatakan, semua sekolah penerima dana BOS menerima empat kali transfer dana tersebut selama tahun 2019. Untuk triwulan empat, BOS mulai dicairkan sejak awal Desember lalu. Sehingga, bisa dipastikan sekolah saat ini sudah memanfaatkannya sesuai program masing-masing

“Kami membuat surat bahwa kami menghimbau supaya paling lambat Jum’at 27 desember. Supaya sudah menyerahkan laporan TW empatnya,” ujarnya kepada wartawan, Senin (23/12).

Diakuinya, meskipun sudah mulai dicairkan sejak awal Desember lalu, namun ada beberapa sekolah yang masih mengurus pencairan dana BOS. Namun demikian, ia tetap menegaskan agar sekolah yang bersangkutan untuk segera merealisasikan dana dan membuat laporannya.

“Tapi bagaimana pun TW empat harus dilaporkan segera. Kalaupun ada sisa di TW empat itu akan dianggap sebagai SiLPA. Artinya nanti akan dibelanjakan di 2020. Cuman pencatutannya kita stop sampai tanggal 27 Desember. Tapi kalau ternyata tidak bisa dicairkan kemudian belum bisa dibelanjakan kita anggap sebagai SiLPA. Sisa itu akan masuk ke rekening sekolah lagi. Mereka akan belanja di tahun 2020,” tambahnya.

Dijelaskannya, dana BOS saat ini sudah dicatat dalam bagian dari pendapatan daerah. Sehingga laporannya akan sama dengan yang lainnya per 31 Januari 2020.

“Tanggal 27 itu, untuk laporan rekapitulasi pendapatan dan belanja sekolah itu ke Pemerintah Daerah.  Karena kewajiban kami melaporkan sampai 31 januari keadaan realisasinya,” jelasnya.

Setelah tuntas LPj, Dikbud Sumbawa akan fokus pada administrasi menyongsong BOS tahun 2020. “Kita selesaikan dulu laporan, baru kita masuk 2020. Sekolah dideadline hingga akhir tahun, LPj harus sudah selesai,” tukasnya. (red)