Beranda PENDIDIKAN Aplikasi RKAS Mulai Disosialisasikan

Aplikasi RKAS Mulai Disosialisasikan

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, mulai mensosialisasikan penggunaan Aplikasi Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS), ke seluruh sekolah penerima Bantuan Operasional Sekolah atau yang lazim disebut dana BOS.

Mulai tahun ini, Aplikasi tersebut wajib digunakan oleh sekolah penerima dana BOS. Ini sesuai Surat Edaran Mendikbud No. 4313/D/PR/2019, tentang penggunaan Aplikasi RKAS pada satuan pendidikan dasar dan menenggah..

Aplikasi ini nantinya bisa digunakan untuk kegiatan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penata usahaan dan pertanggungjawaban melalui BOS dan sumber lainnya yang diterima oleh satuan pendidikan.

Kasubag Urusan Perbantuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Mohammad Husnul Alwan, SAg, mengatakan sosialisasi ini sudah mulai dilakukan sejak tanggal 20 Juli lalu.

Untuk tahap pertama ini sasarannya bagi jenjang SMP. Dalam sosialisasi ini Dinas Dikbud Sumbawa, membaginya dalam tiga zona, yakni Zona Timur, Zona Tengah dan Zona Barat.

Berita Terkait:  Nilai KCM Dibawah Standar, 200 Guru Bakal Didiklat PKB kan!

Sosialisiasi yang dilaksanakan tanggal 20 Juli itu, diperuntukkan bagi SMP yang berada di Zona Tengah. Zona Tengah sendiri meliputi Kecamatan Sumbawa, Labuhan Badas, Unter Iwes, Moyo Utara, Moyo Hilir, Moyo Hulu, Lenangguar, Orong Telu, Lunyuk, Ropang, Lantung dan Batulanteh.

Dikegiatan yang di pusatkan di SMP Negeri 1 Sumbawa itu, kata Alwan, sapaan akrabnya, hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, H Sahril, SPd, dan juga kepala sekolah, bendahara serta operator seluruh sekolah yang ada di dalam Zona Tengah, sebagai pesertanya.

Dalam kegiatan ini terangnya, Dinas Dikbud Sumbawa, memperkenalkan Aplikasi terbaru untuk sekolah yang nantinya dapat digunakan dalam perubahan anggaran sekolah baik pada tahun 2019 maupun 2020 mendatang.

Berita Terkait:  Tiga Pelajar NTB Ukir Prestasi Nasional

Aplikasi ini ujarnya, bersifat semi online seperti aplikasi Dapodik. Di dalam aplikasi ini nantinya sekolah dapat mengakses dan mengisi langsung data dan program sekolah terkait penganggaran dana BOS. Sementara tugas DInas Dikbud Sumbawa, hanya melakukan verifikasi secara online.

“Jadi dengan aplikasi ini sekolah nda perlu repot-repot lagi datang ke sini (Dinas Dikbud Sumbawa). Laporan penggunaan dana BOS nya sekarang sudah bisa disampaikan lewat aplikasi ini. Kalau dulu kan masih manual,” kata Alwan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, H Sahril, SPd, dalam sosialisasi itu berharap dengan adanya aplikasi ini, sekolah mampu mengukur pembelajaan dana BOS yang sesuai dengan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Selain itu, ia juga berharap adanya sinkronisasi dan sinergitas antara kegiatan sekolah dengan target yang telah diprogramkan oleh Dinas Dikbud Sumbawa.

Berita Terkait:  Kemenag RI Terbitkan SK Penegerian MTsN 4 Sumbawa

Setelah Zona Tengah, selanjutnya Dinas Dikbud Sumbawa, bakal menggelar sosialisasi yang sama untuk Zona Timur, pada tanggal 25 Juli mendatang.

Nantinya sosialisasi ini akan di pusatkan di SMPN 1 Plampang. Zona Timur sendiri meliputi SMP yang ada di Kecamatan Lape, Lopok, Maronge, Plampang, Labangka, Empang dan Tarano.

Terakhir untuk Zona Barat, dilaksanakan tanggal 29 Juli, dan di pusatkan di SMPN 1 Alas. Zona Barat ini berisikan SMP yang ada di Kecamatan Rhee, Utan, Buer, Alas dan Alas Barat.

“Untuk jenjang SD, sosialisasinya ita rencakan bulan Agustus. Karena SD jumlahnya cukup banyak, mungkin sosialisasinya kita pusatkan di Dinas Dikbud Sumbawa, dengan mengundang perwakilan tiap kecamatannya,” demikian Alwan. (NM9)