Beranda PEMERINTAHAN Waduh, Lebih dari Setengah Guru Eks K2 Tak Dapat Ikuti Seleksi CPNS?

Waduh, Lebih dari Setengah Guru Eks K2 Tak Dapat Ikuti Seleksi CPNS?

BERBAGI
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKKP) Kabupaten Sumbawa, A Rahim, SSos. (Foto Dok : Nusramedia.com)

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA – Lebih dari setengah tenaga honorer guru Eks K-2 tidak dapat mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Sebab, untuk mengikuti seleksi tersebut musti memenuhi syarat wajib, usia maksimal 35 tahun dan pendidikan minimal Sarjana (S1).

“Kalau dari data, yang memenuhi syarat dari umur itu 300 lebih dari sekitar 900 orang. Tapi belum lihat dari pendidikannya lagi,” kata A.Rahim – Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumbawa, di ruang kerjanya, Rabu (26/09).

Berita Terkait:  Dilantik Jadi Kabag Bantuan Hukum, Lalu Rudy Gunawan Diminta Atensi Masalah Kehutanan

Menurutnya, dari 300-an orang yang memenuhi syarat usia tersebut, berdasarkan database K-2 sebelumnya, akan berkurang setelah diseleksi berdasarkan pendidikan. Sebab calon peserta tes musti mendapatkan S1 paling lambat November 2013.

Sedangkan formasi PNS untuk guru dan tes 2018, sebanyak 85 orang. “Tenaga honorer, di kasih 58 orang khusus guru dengan persyaratan maskimal 35 dan s1. Kita sekarang ini kan masih banyak. Cuma yang memenuhi syarat dari segi usia, 300-an orang, tepi belum lihat pendidikannya lagi. Ketentuannya, SI diperoleh paling lambat November 2013. Lewat dari itu tidak bisa,” jelasnya.

Berita Terkait:  Gubernur NTB Hadiri Acara Pisah Sambut GM Angkasa Pura BIL

Dijelaskan, khusus pendidikan tenaga honorer K-2, kemungkinan telah terjadi perubahan. Diperkirakan, telah banyak honorer yang berpendidikan S1, dibandingkan pada saat input database sebelumnya.

“Mudah-mudahan banyak yang memenuhi syarat. Mungkin yang dulunya waktu input database, pendidikannya D1,D2 atau SMA. Sekarang mereka sudah Sarjana S1,” tutup A Rahim. (NM2)