Beranda PEMERINTAHAN Tingkatkan ke Konvensional, Pembangunan Jembatan Melung Gunakan Anggaran Rp 3,9 Miliar

Tingkatkan ke Konvensional, Pembangunan Jembatan Melung Gunakan Anggaran Rp 3,9 Miliar

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Status Jembatan Melung, Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu akan ditingkatkan dari limpas menjadi konvensional.

Untuk pembangunannya, Pemkab Sumbawa sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3,9 miliar.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa, M. Ihsan Imanuddin, S.T, mengungkapkan, Jembatan Melung merupakan program prioritas untuk diperbaiki. Karena arus transportasi di wilayah setempat terlalu padat, yang menghubungkan Kecamatan Moyo Hulu dan Kecamatan Lantung.

“Jadi penting sekali kita Pemda mempunyai keharusan memperbaikinya,” ujarnya kepada wartawan, Jum’at (29/3).

Berita Terkait:  Nah, Petani Diizinkan Tukar Benih Jagung "Bima"

Dijelaskannya, tahun 2018 lalu perbaikan jembatan Melung tidak bisa dilakukan, karena keterbatasan anggaran.

Namun di tahun 2019 ini, dialokasikan anggaran dari APBD dengan nilai lebih kurang Rp 3,9 miliar.

Anggaran tersebut rencananya untuk peningkatan dari jembatan limpas menjadi jembatan kovensional.

“Tahun diusulkan juga tidak bisa karena keterbatasan anggaran juga. Tahun 2019 ini Alhamdulillah kita mendapatkan anggaran dari APBD untuk peningkatan dari jembatan limpas menjadi jembatan konvensional. Nilainya lebih kurang Rp 3,9 miliar,” terangnya.

Berita Terkait:  Ternyata Ini Cita-Cita Besar Doktor Zul..!

Sementara ini, lanjutnya, pihaknya sedang mempersiapkan dokumen lelang.

Rencananya awal April mendatang, dokumennya akan dimasukkan ke Bagian LPBJP untuk dilelang.

“Sekarang saya dalam tahap penyusun dokumen untuk lelang. Jadi kita mungkin saya rencanakan awal April bisa masuk dokumen untuk lelang,” pungkasnya.

Seperti diketahui, tahun 2018 lalu, jembatan Limpas Dusun Melung, Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu mengalami kerusakan akibat banjir.

Jembatan tersebut sudah dilakukan perbaikan sementara. Meskipun demikian, dikhawatirkan jembatan akan semakin parah, karena kondisinya yang retak dan beberapa tiang bergeser.

Berita Terkait:  Bupati Husni Minta Perusda Berbenah

Sehingga masyarakat setempat mengharapkan adanya pembangunan jembatan baru di wilayah setempat. (NM3)