Beranda PEMERINTAHAN Tahun Ini, Dana Kerabat Rp 5 Miliar Sasar 25 BUMDes

Tahun Ini, Dana Kerabat Rp 5 Miliar Sasar 25 BUMDes

BERBAGI
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Dr. H. M. Ikhsan Syafitri

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Pemda Kabupaten Sumbawa telah menyiapkan anggaran untuk Dana Kerabat sebesar Rp 5 Miliar di tahun 2019. Nilai tersebut disasarkan untuk 25 BUMDes dan saat ini dalam proses seleksi.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. M. Ikhsan Safitri M.Si.

“Kita sedang mempormulasikan calon-calon BUMDes penerima. Karena anggarannya Rp 5 Miliar, maka sasarannya ke 25 BUMDes,” ujarnya kepada wartawan, Jum’at (1/2).

Diterangkannya, proses seleksi terhadap BUMDes penerima berdasarkan penilaian kelayakan proposal yang sudah masuk. Termasuk juga penilaian kondisi petani miskin yang ada.

Berita Terkait:  1.050 Pelamar CPNS Pemprov TMS

“Ini sedang kita lakukan seleksi BUMDdes – BUMDes mana yang dapat, kita lihat petani miskinnya seperti apa, kelayakannya proposalnya seperti apa, untuk kemudian kita putuskan. Yang jelas sekarang belum di tanda tangan oleh bupati,” ungkapnya.

“Tadi sedang kita bahas persiapan-persiapan dan calon-calonnya yang akan menerima, yang jelas bumdes yang belum kebagian 2 tahun kemarin kita berharap mereka bisa memasukan proposal semuanya,” tambahnya.

Dijelaskan, sasaran Dana Kerabat ini langsung kepada petani miskin. Sementara dari anggaran yang tersedia, untuk satu petaninya rata-rata mendapatkan maksimal dana sebesar Rp 5 Juta.

Berita Terkait:  Gubernur NTB Minta Bantuan Tim Facebook Tebarkan Optimisme

“Untuk petani miskin, karena Perbupnya untuk petani miskin. Pemilik program yaitu Pak Bupati menghendaki agar sasarannya untuk petani miskin karena petani miskin itu paling banyak di Sumbawa. Jadi beliau menghendaki tuntaskan ini dulu baru beralih ke yang lain. Jadi sasarannya tetap ke petani miskin,” pungkasnya seraya menambahkan Dana Kerabat di tahun 2017 sebesar Rp 15 Miliar untuk 75 BUMDes. Sedangkan di tahun 2018 sebesar Rp 5 Miliar untuk 26 BUMDes.