Beranda PEMERINTAHAN Tahun 2020, Pemkab Sumbawa Sasar Tiga Hal Ini

Tahun 2020, Pemkab Sumbawa Sasar Tiga Hal Ini

BERBAGI
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Junaidi, M.Si.

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa terus berupaya melakukan hal terbaik bagi daerah dari segala sisi.

Selama ini, kurun waktu tiga tahun Pemkab setempat begitu focus terhadap pembangunan dan infrastruktur.

Upaya yang dilakukan oleh Pemkab selama ini bukan berarti tidak memiliki ‘PR’. Pasalnya, pada Tahun 2020 mendatang, Pemkab menyatakan akan focus pada tiga sasaran.

Yaitu mulai dari soal kemiskinan, stunting hingga pengangguran. Tiga poin tersebut menjadi target Pemkab Sumbawa. Kendati demikian tidak mengabaikan hal lainnya.

Sebagaimana diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbawa, Ir. H. Junaidi, M.Si menyebutkan, angka kemiskinan Sumbawa tahun 2014 lalu 16,87 persen atau sebanyak 73.860 jiwa.

Berita Terkait:  NTB Maksimalkan Pelayanan Publik Dalam Satu Genggaman

Kemudian pada tahun 2018, berhasil diturunkan menjadi 14,08 persen atau sebanyak 63.765 jiwa.  Pihaknya menargetkan di tahun 2020 mendatang penurunannya sebesar 1 persen lebih.

“Kalau tahun 2018 angkanya 14,08 persen, di 2020 mendatang kita targetkan atau rencanakan turun menjadi 13,18 persen. Sekitar 1 persen lebih turunnya,” ujarnya, Senin (29/7)

Selain penurunan angka kemiskinan, lanjut H. Jun-akrabnya disapa, pihaknya juga fokus  menurunkan angka stunting dan pengangguran serta berbagai isu strategis lainnya. Tentunya berbagai program prioritas akan dilakukan dalam upaya percepatan. Disamping juga mendorong adanya peningkatan investasi.

Berita Terkait:  BPKP Nilai Pengelolaan Keuangan Pemprov NTB di Masa COVID19 Positif

“Ada beberapa program kegiatan prioritas untuk menangani itu. Tidak hanya fokus menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, termasuk juga stunting dan lainnya. Semua ini juga tidak semata-mata hanya anggaran pemerintah yang didorong, tetapi juga  kita meningkatkan investasi,” terangnya.

Dengan meningkatnya investasi, kata H. Jun, maka dapat berpengaruh terhadap beberapa persoalan tersebut. Hal ini tidak lepas dari peran pemerintah dalam melakukan koordinasi dan mengintegrasikan programnya dengan kegiatan dunia usaha.

Makanya sangat penting menciptakan peluang kemudahan berusaha di Sumbawa. Hal ini juga termasuk program prioritas yang dilakukan di 2020 mendatang.

Berita Terkait:  Wagub Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Merawat Hutan

“Jika nanti ada peluang lebih besar, kemudian  bagaimana mendorong investasi masuk lebih muda tentu ini juga menjadi bagian strategi kita untuk mengurangi angka kemiskinan,”  lanjutnya.

Dalam upaya percepatan, semua komponen harus bekerja. Sudah waktunya sekarang pemerintah bagaimana meningkatkan kerjasama antara semua pemangku kebijakan.

Bukan saja pemerintah mendorong peran OPD bisa berintegrasi, tetapi dengan pemerintah provinsi dan pusat pun juga harus membangun komunikasi.

“Karena bagaimanapun ini isu nasional dan provinsi. Disatu sisi juga kita ingin mendorong juga untuk mendapatkan anggaran dari provinsi dan pusat,” pungkasnya. (NM3)