Beranda PEMERINTAHAN Sidak Hari Pertama Kerja, Ini Pesan Sekda Lombok Barat

Sidak Hari Pertama Kerja, Ini Pesan Sekda Lombok Barat

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK BARAT — Hari ini, Selasa (26/5), merupakan hari pertama kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitri bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Lombok Barat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat, H Baehaqi usai memimpin apel pagi di Sekretariat Daerah Kantor Bupati Lombok Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Camat Lingsar, Dinas Pertanian, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Barat.

Di masing-masing lokasi ini, H Baehaqi berpesan akan pentingnya melaksanakan disiplin ASN sebagaimana yang telah dilaksanakan selama melaksanakan ‘sekolah’ Ramadhan satu bulan.

“Bagi kaum muslimin penekanannya jadikan Ramadhan sebagai sekolah Ramadhan. Bagaimana mereka harus disiplin sebagaimana disiplin pada bulan Ramadhan yaitu disiplin berbuka puasa, dan disiplin makan sahur,” terang mantan kepala Bappeda Lombok Barat ini di Kantor Camat Lingsar.

Berita Terkait:  Sumbawa Dapat DAK Rp 3,6 Miliar

Dijelaskan Baehaqi, ketika berbuka puasa tidak ada satu orangpun yang mau duluan walaupun satu detik karena kalau itu dilakukan maka puasanya akan batal. Begitupun saat makan sahur, tidak ada seorangpun yang mau terlambat makan sahur karena terlambat satu detik pun sama dengan sarapan.

“Saya berharap implementasi dari sisi disiplin makan sahur dan berbuka puasa ASN seluruh Lombok Barat tidak hanya di sekretariat daerah ini masuklah kantor seperti makan sahur, tidak ada orang yang mau terlambat, begitupun pulang kantor laksanakan seperti berbuka puasa jangan ada satupun yang pulang duluan walaupun satu detik,” tegasnya.

Berita Terkait:  Tak Hanya Mengeksekusi, Doktor Zul : Pencegahan Juga Harus Jadi Perhatian KPK

Terkait corona (Covid-19), Baehaqi berpesan untuk tidak larut dengan ketakutan terhadap Corona. “Tetap waspada dengan memperhatikan protokol Covid-19 tetapi bekerja terus tetap eksis dan energik,” imbaunya.

Diakui Sekda, Covid-19 telah menyebabkan refokusing anggaran dan ditutupnya dana alokasi khusus (DAK) oleh pemerintah pusat kecuali untuk kesehatan dan pendidikan. Namun demikian sambungnya, ASN harus tetap semangat bekerja.

“Namun bukan berarti kita akan uring-uringan, justru sekarang ASN ini harus lebih kencang, memberikan contoh kepada masyarakat kaitannya dengan corona karena kita bagian dari pemerintah maka kita harus memberikan contoh di tengah masyarakat memberikan pemahaman tentang physical distancing, social distancing, juga menjelaskan bahaya corona ini dan dampaknya juga terhadap perekonomian masayarakat,” harap Baehaqi.

Berita Terkait:  Doktor Zul : Konektivitas Wilayah Akan Bantu Pertumbuhan Ekonomi Baru

Hal ini penting, lanjutnya, agar sosialisasi kepada masyarakat tidak hanya mengandalkan tim gugus tugas Covid-19 tetapi jumlah ASN di Lombok Barat yang hampir menyentuh 8.000 orang juga harus berperan.

“Momen-momen hari-hari masuk ini kita arahkan untuk kerja keras tidak hanya di kantor tetapi juga di masyarakat kaitannya dengan wabah corona,” ujar Baehaqi sambil menjelaskan jam masuk dan pulang kembali normal yaitu 7.30 dan 16.00 Wita.

Sidak Sekda ke tiga lokasi tersebut didampingi Asisten III Setda H. Mahyudin. Di Kecamatan Lingsar Sekda disambut Camat Jamaludin dan Sekcam Marzuqi. Sementara di Dinas Pertanian disambut oleh Kadis Pertanian Ir. H. Muhur Zokhri dan jajarannya, serta di Dukcapil disambut Kadis H. Muridun dan Sekdis Fathurrahman. (red)