Beranda PEMERINTAHAN Selamatkan Aset Daerah Pasca Gempa, BPKAD Gelar Bimtek RPKD 2019

Selamatkan Aset Daerah Pasca Gempa, BPKAD Gelar Bimtek RPKD 2019

BERBAGI

“Pemda KLU Bertekad Pertahankan WTP”

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD Lombok Utara menggelar Bimbingan Teknis Paket Regulasi Pengelolaan Keuangan Daerah (Disingkat RPKD, Red) tahun 2019.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekda Lombok Utara, H Suardi, Perwakilan BPKP NTB Agus P. Purnomo Widodo serta Kepala OPD lingkup Lombok Utara.

Kepala BPKAD setempat, H Raden Nurjati menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan Bimtek.

Yaitu, diantaranya RPJMD pengelolaan keuangan diwajibkan mempertahankan WTP, selain untuk penyelamatan aset daerah pasca gempa.

Berita Terkait:  OPD Diminta "Peka" Tangani Keluhan Masyarakat

“Melihat dampak gempa yang pernah terjadi, mengakibatkan keberadaan aset menjadi penting. Membutuhkan perhatian khusus agar penataannya lebih cepat terurai,” tuturnya singkat.

Sementara itu, Perwakilan BPKP NTB Agus P. Purnomo Widodo, menyampaikan BPKP selalu siap mendampingi dalam kapasitas secara profesional.

Hal konsen yang mesti diperhatikan, lanjutnya, guna mengurangi risiko dengan pengelolaan yang profesional diantaranya perencanaan dan penganggaran baik.

Seperti belanja hibah dan bansos yang dicermati, pajak dan retribusi lebih diteliti, pengadaan barang dan jasa, manajemen SDM yang baik, serta belanja perjalanan dinas yang efektif.

Berita Terkait:  Gubernur NTB : Apapapun Kegiatan KPU Wajib Diketahui Publik!

“Intinya kami siap mendampingi secara professional,” kata Purnomo.

Sebelumnya, Sekda memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak BPKAD Lombok Utara.

Kegiatan ini kata Sekda, diharapkan mampu dilakukan secara berkesinambungan dalam berbagi pemahaman antar lembaga.

Terlebih banyak hal yang perlu diperbaiki pada saat ini. Dimana pasca gempa bumi yang melanda Lombok Utara tentunya banyak hal yang harus menjadi perhatian bersama.

Antara lainnya sebut Sekda, yakni seperti pengelolaan-pengelolaan asset yang hilang bahkan mengalami kerusakan.

Berita Terkait:  Selangkah Lagi, “Nusa Terang Benderang” Terwujud

“Dengan memperbaiki apa saja yang masih kurang, tentunya akan menghasilkan perencanaan yang baik dan pertanggungjawaban yang baik pula,” tutup Sekda H Suardi.

Untuk diketahui, terkait materi Bimtek yang rencananya berlangsung tiga hari tersebut meliputi kesesuaian bagaimana pengelolaan keuangan yang baik dan benar.

Kemudian disamping kecukupan informasi serta kepatuhan terhadap perundangan. Acara dibuka secara langsung oleh Sekda KLU ditandai dengan penyematan tanda simbolis kepada peserta bimtek. (NM2)