Beranda PEMERINTAHAN Sejumlah Proyek Besar Didorong Percepat Masukkan Dokumen Lelang

Sejumlah Proyek Besar Didorong Percepat Masukkan Dokumen Lelang

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Tahun 2019 ini terdapat sejumlah paket proyek yang pembangunannya menelan anggaran besar.

Yakni pembangunan dua gedung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru dan pembangunan Pasar Seketeng.

Paket ini membutuhkan waktu pengerjaan yang panjang, sehingga diharapkan dokumennya dipercepat untuk dimasukkan ke Bagian Layanan Pengadan Barang dan Jasa Pemerintah (LPBJP) setempat.

Kabag LPBJP Setda Sumbawa, Pipin Sakti Bitongo, menyebutkan, saat ini baru satu paket yang sudah ditender dan sudah ditentukan pemenangnya.

Paket Cleaning Service (CS) Sekretariat DPRD. Pihaknya juga terus mendorong OPD segera memasukkan dokumen paket jika sudah lengkap guna mempercepat proses lelang.

Berita Terkait:  Berperan Aktif Bantu NTB, Doktor Zul Apresiasi Tim ACT

“Saat ini baru satu yang kita lakukan proses tender yakni CS Sekretariat DPRD, dan sudah ada pemenangnya. Kalau paket lain juga kita harapkan OPD segera memasukkan kalau memang sudah lengkap, supaya segera dilelang. Kami siap di sini melakukan pelelangan,” ujarnya, Jum’at (8/3).

Dijelaskannya, tahun ini terdapat paket yang menelan anggaran besar. Seperti paket pembangunan Pasar Seketeng dengan pagu sebesar Rp 57,5 miliar.

Kemudian pembangunan RSUD baru dengan dua paket, yakni pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rp 15,5 miliar dan pembangunan Instalasi Rawat Jalan Rp  19, 5 miliar.

Berita Terkait:  Rapat Paripurna DPRD NTB Dipersingkat

Informasinya proyek tersebut pengerjaannya selama 8 bulan. Makanya diharapkan dokumennya harus sudah masuk akhir Maret atau awal April mendatang.

Sehingga  proses tendernya juga bisa segera dilakukan. “Karena ini kan anggarannya cukup besar, otomatis pelaksanaannya akan panjang. Informasi kemarin 8 bulan pengerjaan. Kalau kita tarik mundur itu paling telat akhir bulan tiga sudah masuk dokumennya. Kalau bisa awal bulan empat kita sudah proses tendernya. Apalagi  pelaksanaan tender sekarang sudah agak panjang, karena menggunakan hari kerja bukan lagi hari kalender. Artinya tender butuh butuh waktu yang lama,” jelasnya.

Berita Terkait:  Ini Capaian Output DD 2017-2018 di NTB

Sejauh ini, lanjutnya, pihaknya tetap berkoordinasi baik dengan RSUD maupun Bapenda Sumbawa. Terhadap dokumen paket proyek tersebut sedang dalam proses review.

“Kooordinasi tetap dilakukan. Kemarin juga dari rumah sakit sudah ketemu. Sekarang sedang dilakukan review terhadap dokumen. Bahkan rumah sakit kemarin katanya dibawah tangga 20 nanti akan dimasukkan dokumennya. Kalau Bapenda masih proses review juga. Kemungkinan sama juga, dan mereka juga intens komunikasi,” pungkasnya. (NM3)