Beranda OLAHRAGA Sambut MotoGP 2021, Pemprov Bangun Rumah Sakit Khusus di Mandalika

Sambut MotoGP 2021, Pemprov Bangun Rumah Sakit Khusus di Mandalika

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Bumi NTB akan menjadi tuan rumah pegelaran bergengsi skala internastional yakni MotoGP pada Tahun 2021 mendatang.

Menyambut perhelatan balap motor terakbar di dunia itu, Pemerintah Provinsi NTB telah menyiapkan langkah-langkah kongkrit.

Selain telah membentuk Tim Khusus MotoGP yang diketuai Sekretaris Daerah NTB, juga dilakukan pembenahan infrastruktur jalan dan sirkuit race bagi para pebalap.

Bahkan, Pemprov NTB juga akan membangun rumah sakit khusus di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, yang menjadi Venue race tersebut, sebagai pusat penanganan trauma atau trauma center.

Berita Terkait:  Ini Jawaban Gubernur NTB atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Rancangan Awal RPJMD 2018-2023

Demikian hal itu dikatakan, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Nurhandini Eka Dewi, di hadapan Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah saat mengikuti Rapat Pimpinan di Ruang Rapat Utama, Selasa (19/3)

“Kita akan bangun rumah sakit tipe B khusus, untuk trauma center. Segala sesuatunya menyangkut trauma,” tuturnya.

Untuk penganggarannya, dr Eka menjelaskan seluruh biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah sakit itu dialokasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan RI tahun 2020.

Berita Terkait:  Kabar Gembira, Rekrutmen 500 CPNS Dibuka

Karena itu, sebelum tanggal 16 April 2019 mendatang, seluruh kajian, visibility study sudah harus masuk di Kememkes.

Untuk perencanaan DED lanjutnya diserahkan ke Pemerintah Provinsi NTB. Sehingga tahun 2020 bangunan rumah sakit itu sudah jadi.

Kemudian tahun 2021, seluruh fasilitas kkesehatnya sudah tersedia dan langsung beroperasi.

“Kalau dana, kita tidak dibatasi berapa yang kita butuhkan. Namun kita saat sedang menghitung, termasuk untuk pembebasan lahan,” bebernya.

Selanjutnya, lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah sakit itu katanya, sekitar 3-5 hektar.

Berita Terkait:  Bupati Sampaikan Nota Pengantar RAPBD Perubahan 2019

Sebab, kalau rumah sakit ini berkembang, maka lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengembangan.

Rumah sakit itu juga jelasnya tidak hanya untuk perhelatan MotoGP. Namun akan dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan perkembangan Kawasan Mandalika sendiri nantinya.

“Kalau Mandalika sudah jalan dan berkembang, rumah sakit jenis apa, tinggal kita kembangkan,” tuturnya.

Sehingga kemanfaatan rumah sakit itu,  tidak hanya saat MotoGP, namun juga berkelanjutan bagi masyarakat di masa yang akan datang. (NM1)