Beranda PEMERINTAHAN Pemkab Sumbawa Kurbankan 950 Sapi, 802 Kambing, 62 Kerbau dan 3 Domba

Pemkab Sumbawa Kurbankan 950 Sapi, 802 Kambing, 62 Kerbau dan 3 Domba

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Momentum Idul Adha 1440 Hijriyah,  Pemda Sumbawa menyiapkan 1.817 hewan untuk dikurban. Hewan kurban tersebut  tersebar di sejumlah lokasi, di 24 kecamatan yang ada.

Salah satu lokasi penyembelihan hewan kurban yaitu di Wisma Daerah yang langsung dipantau Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, B.Sc usai pelaksanaan Sholat Idul Adha di Lapangan Pahlawan, Minggu (11/8).

Bupati saat memantau proses kurban didampingi Kabag Pemerintahan Setda Sumbawa, Ikram Mubarak,  S.STP., M.Ap. Di lokasi setempat juga terdapat petugas pemeriksaan kesehatan hewan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Sumbawa.

Kabag Pemerintahan Setda Sumbawa, Ikram Mubarak, S.STP., M.Ap menyebutkan, dari laporan yang diterima, total hewan kurban yang tersebar di 24 kecamatan sebanyak 1.817 ekor.

Berita Terkait:  Gemilang Bersama Zul-Rohmi!

Rinciannya sapi 950 ekor, kerbau 62 ekor, kambing 802 ekor dan domba 3 ekor. “Totalnya sebanyak 1.817 tersebar di 24 kecamatan,” imbuhnya.

Menurutnya, di setiap kecamatan sudah ditetapkan petugas kesehatan hewan yang melakukan pemeriksaan sesuai dengan hasil pertemuan sebelumnya. Petugasnya langsung dari Disnakeswan untuk memastikan kualitas kesehatannya. Dari hasil pemeriksaan, semua hewan yang akan dipotong diketahui sehat.

“Alhamdulillah semuanya lolos sesuai dengan hewan yang diusulkan. Karena sebelumnya saat kita menyurati sampai ke seluruh kecamatan dan desa, mengenai kriteria hewan yang bisa dikurbankan sudah tersosialisasi dengan baik,” terangnya.

Berita Terkait:  Didampingi Kadis Dikbud, Bupati Pantau UNBK di Sekolah Terdampak Gempa

Sementara petugas pemeriksaan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan), drh. Ahmad Rusman mengakui, bahwa hewan kurban sudah dilakukan pemeriksaan sebelum dipotong.

Darahnya sudah diperiksa, dan sudah keluar hasil laboratorium bahwa hewan tersebut sehat.  Kemudian setelah dipotong pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap organ-organ dalam tubuh.

“Sebelum dipotong, kita periksa kemarin. Itu kita periksa darah dan sudah keluar hasil laboratoriumnya bahwa itu sehat. Kemudian hari ini dipotong, setelah itu kita periksa lagi, terutama organ-organ dalam tubuhnya. Misalnya hati, limpa, paru-paru dan ginjal,” ujarnya.

Berita Terkait:  Gubernur NTB : Masyarakat Kita Ini Senang Dikunjungi

Menurutnya, pihaknya perlu melakukan pemeriksaan secara seksama setelah dipotong. Karena walaupun bisasanya hewan terlihat sehat, namun tidak bisa dideteksi awal masalah cacing hati. Jika terdapat cacing hati, maka bagian yang terkena cacing akan dibuang atau ditanam.

Sedangkan yang masih bagus bisa dikonsumsi asalkan direbus dengan baik. Kemudian perlu juga dilakukan pemeriksaan jantung, untuk memastikan darah di pembuluh darah yang ada di sela-sela daging sudah terpompa keluar.

Paru-paru juga diperiksa berat tidaknya untuk memastikan terdapat penyakit atau tidak. Selain itu juga diraba untuk melihat udara didalamnya. Begitupula ginjal dibuka pembungkusnya untuk dilakukan pengecekan. (NM3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here