Beranda PEMERINTAHAN Pemkab Sumbawa Berencana Usulkan 1.002 Formasi CPNS

Pemkab Sumbawa Berencana Usulkan 1.002 Formasi CPNS

BERBAGI
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumbawa, Syahruddin SH. (Foto : Roby Teja)

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa berencana mengusulkan sebanyak 1.002 formasi CPNS ke pemerintah pusat tahun 2019 ini. Pengusulannya akan diupayakan sebelum pertengahan Juni mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumbawa, Syahruddin, S.H menyampaikan, usulan formasi CPNS tahun ini sama dengan tahun lalu yakni 1.002 formasi. Saat ini pihaknya masih melakukan penyusunan terhadap rincian masing-masing formasi.

“Untuk Sumbawa seperti tahun lalu 1.002 orang formasi yang  akan kita usulkan. Mengenai guru berapa, dokter berapa, kesehatan berapa, masih kita susun,” ujarnya, Kamis (23/5).

Berita Terkait:  JCH Dapat Bimbingan Manasik Gratis

Dijelaskannya, formasi nantinya tetap memprioritaskan tenaga pendidikan dan kesehatan. Disamping juga tetap ada formasi lainnya. Dimana pengusulannya harus sudah disampaikan ke Menpan sekitar minggu kedua Juni mendatang. Bagi daerah yang tidak mengusulkan maka dianggap tidak melaksanakan rekrutmen CPNS.

“Melewati Juni tidak memasukkan formasi, berarti kita dianggap tidak melakukan perekrutan CPNS,” terangnya.

Pihaknya tidak bisa memastikan berapa jumlah formasi yang disetujui pemerintah pusat. Diperkirakannya jumlahnya sesuai dengan jumlah yang pensiun di tahun berjalan.

Berita Terkait:  Doktor Zul : Jangan Takut Bermimpi, Karena Hal Besar Harus Harus Diawali dari Mimpi

“Biasanya BKN akan menyetujui sesuai dengan jumlah yang pensiun tahun berjalan. Kalau tahun 2019 itu sebanyak 274 yang pensiun. Kemungkinan jumlah itu yang akan disetujui,” terangnya.

Ia mengakui, berdasarkan surat dari Menpan Nomor B/617.M.SM 0100 2019 tentang pengadaan pegawai negeri, bahwa daerah diharapkan untuk pegawai 30 persen CPNS dan 70 persen untuk P3K.

Diprioritaskan untuk memenuhi pegawai bidang pelayanan dasar dan satuan unit kerja di daerah terpencil, tertinggal dan terluar. Dengan memberikan kesempatan kepada pegawai non PNS yang saat ini masih aktif bekerja secara terus menerus.

Berita Terkait:  Pemkab Lotara Tak Gelar Perayaan Malam Tahun Baru

“Artinya bahwa 30 persen saja untuk CPNS ini. Mudah-mudahan tahun ini juga sama seperti tahun kemarin CPNS dan P3K. Sehingga penambahan pegawai di kita dapat kita penuhi. Harapan kami mudah-mudahan formasi yang tidak tercoper  tahun lalu seperti ada arsiparis ahli bisa semua formasi yang kita usulkan dapat terpenuhi. Sehingga tidak lagi terjadi kekosongan jabatan pada semua instansi. Selain itu juga dokter gigi. Itu yang sangat kita harapkan,” pungkasnya. (NM3)