Beranda PEMERINTAHAN Pemerintah Atur Penyelenggaraan Ibadah Ramadhan di NTB

Pemerintah Atur Penyelenggaraan Ibadah Ramadhan di NTB

BERBAGI

MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengeluarkan surat edaran (SE) Gubernur Nomor : 450.1/03/Fum yang mengatur tentang beberapa hal terkait penyelenggaraan ibadah di bulan Ramadhan 1442 H/2021 M ditengah pandemi COVID19.

Yakni diantaranya tentang pelarangan pelaksanaan sahur dan berbuka puasa bersama yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Sedangkan Ibadah Tarawih, Shalat Fardhu, I’tikaf dan Tadarus serta Nuzulul Quran dan Shalat Idul Fitri dapat dilakukan berjamaah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Seperti dengan menggunakan masker, menjaga jarak minimal satu meter, membawa sajadah dan mukena sendiri dan membawa kantong tempat alas kaki. Selain itu, surat edaran tersebut juga membatasi durasi pengajian, tausiah, ceramah dan kultum maksimal selama lima belas menit serta membatasi kapasitas masjid 50 persen dari jumlah jamaah.

Berita Terkait:  Kedatangan TP-PKK NTB ke KLU Dinilai Memiliki Arti Penting

Setiap masjid dan mushalla juga diwajibkan menunjuk petugas untuk memastikan penerapan protokol kesehatan. Begitu pula dengan pelaksanaan pemungutan zakat. Sedangkan vaksinasi COVID19 dapat dilakukan sesuai Fatwa MUI nomor 23/2021 dan hasil ketetapan fatwa ormas Islam lainnya saat bulan Ramadhan.

Dalam rapat virtual bersama dengan pemerintah daerah kabupaten/kota se-NTB, dari Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Senin (12/04), Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah menegaskan, agar masyarakat dapat bersama-sama menjaga pengendalian penularan COVID19 sembari beribadah dengan khusyuk dan tenang di bulan puasa.

Berita Terkait:  Gubernur Minta Sukseskan Desa Ternak di NTB

“Agar kita tidak mengalami lonjakan angka tertular seperti Ramadhan dan Lebaran tahun lalu dan kita mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis RT,” ujar orang nomor dua di NTB itu pada saat menggelar rapat virtual bersama kabupaten/kota di RRU.

Selain itu, dalam rapat tersebut, Wagub juga mengingatkan tentang target percepatan vaksinasi COVID19, terutama untuk lansia yang masih belum signifikan, sebagaimana yang tertuang dalam instruksi Gubernur Nomor 180/ 2021 tentang Percepatan Pengendalian Penanganan dan Pencegahan Wabah Pandemi Corona,

Berita Terkait:  Gubernur Pesan 20 Unit "Cold Storage" Karya Siswa SMKN 2 Gerung

Sedangkan terkait antisipasi menjelang Idul Fitri, Wagub berharap agar pada minggu ketiga dan keempat Ramadhan, Satgas kabupaten/ kota dapat mengantisipasi pusat-pusat perbelanjaan dan tempat keramaian yang biasa dikunjungi masyarakat, serta pintu-pintu masuk dalam mengantisipasi peraturan Menteri Perhubungan nomor 13 Tahun 2021 tentang larangan mudik. (red)