Beranda PEMERINTAHAN Pemda Sumbawa Mulai Langsungkan Tes PPPK

Pemda Sumbawa Mulai Langsungkan Tes PPPK

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Pemda Kabupaten Sumbawa mulai melangsungkan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dalam pelaksanaannya dilakukan selama dua hari, yakni Sabtu (23/2) hingga Hari Ini (Ahad, 24/2).

Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumbawa, Syahruddin mengatakan jumlah peserta yang mengikuti tes sebanyak 620 orang, dari jumlah pendaftar 634 orang.

“Ada 14 orang yang dinyatakan tidak lulus administrasi. Alasannya ijazahnya tidak memenuhi persyaratan, dari peraturan itu harus S1,” ujarnya kepada wartawan.

Untuk pelaksanaan tes, ungkap Sekban, ada dua lokasi yang digunakan yakni di SMAN 1 Sumbawa dan SMKN 1 Sumbawa. Penunjukan dua sekolah ini berdasarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB.

“Lokasi tesnya semula diusulkan ke Dikbud Provinsi menggunakan SMKN 3 Sumbawa. Namun karena Dikbud Provinsi yang menentukan, maka tes itu dilaksanakan di dua tempat yakni SMAN 1 dan SMKN 1 Sumbawa,’’ jelasnya.

Berita Terkait:  Sekitar 1.900 Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Seketeng

Lebih jauh disampaikan, untuk di SMAN 1 Sumbawa menggunakan dua ruangan, sementara di SMKN 1 Sumbawa menggunakan satu ruangan. Masing-masing ruangan bakal diisi oleh 30 peserta tes. Sehari akan dilaksanakan sebanyak tiga sesi.

“Untuk tesnya, dilakukan tes kompetensi dan langsung wawancara. Jadi kalau Permenpan-RB itu bahwa peserta yang lulus passing grade, baru bisa mengukuti tes wawancara. Tetapi kemarin setelah kami melakukan simulasi di dua sekolah itu, langsung ada soal wawancara. Wawancaranya bukan tatap muka, tapi tetap melalui komputer dengan sudah ada soalnya,’’ terangnya.

Sejauh ini persiapan untuk pelaksanaan dinilai sudah bagus, daik dari lokasi maupun peralatan tes seperti komputer dan lainnya.

Berita Terkait:  Rp 4 Miliar Masih Mengendap, 4 Desa Belum Cairkan DD  

Bahkan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan listrik dan sinyal internet, BKPP Sumbawa sudah bersurat ke PT PLN Area Sumbawa dan juga PT Telkom untuk bisa mengamankan masalah tersebut.

“Kami sudah bersurat ke PLN dan Telkom. Terutama PLN yang kami mohon agar listrik tidak padam untuk jalur SMAN 1 dan SMKN 1. Bagaimana pun juga kalau listrik padam, jelas sinyal telkom juga padam,” tukasnya.

Sementara terhadap standar nilai untuk tes tersebut, menurutnya Pemda tidak menerima dari pusat. Dari hasil simulasi yang telah dilakukan, setelah peserta selesai melaksanakan tes, langsung keluar nilai dari masing-masing peserta di layar komputer.

Untuk keterbukaan, pihaknya bakal mengumumkan hasil tes tersebut dan ditempelkan ditempat terbuka, agar diketahui oleh semua pihak.

Berita Terkait:  Butuh Sinergitas Bersama Turunkan Kemiskinan Satu Digit

“Untuk standar nilai, sampai hari ini kami belum menerima standar nilai dari Pusat. Sebab sistemnya bukan kami yang menentukan lulus tidaknya mereka. Yang menentukan tetap di BKN. Setelah tes, mereka hanya mengetahui jumlah nilainya saja, tidak untuk lolos atau tidaknya. Saat simulasi, tidak kita lihat kayak di tes CPNS ada ucapan terima kasih karena dianggap tidak lulus, dan anda dianggap lulus. Pas simulasi kemairn tidak ada, yang tertera hanya nilainya saja. Seperti nilai kompetensi managerial, nilai kompetensi teknis, kultur budaya dan wawancaranya. Dari kami tetap print hasilnya, dan ditempel ditempat yang bisa dilihat oleh masyarakat. Itu sesuai dengan peringkatnya,” tutupnya. (NM3)