Beranda PEMERINTAHAN Pembayaran Insentif Guru Non PNS dan Tunjangan Sertifikasi Masih Tunggu Juknis

Pembayaran Insentif Guru Non PNS dan Tunjangan Sertifikasi Masih Tunggu Juknis

BERBAGI
Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumbawa, H Marzuki. (Foto : Dok. NusraMedia)

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumbawa, saat ini masih menunggu terbitnya Juknis untuk pembayaran insentif guru Non PNS madrasah serta tunjangan sertifikasi guru PNS dan Non PNS untuk tahun 2019.

“Biasanya bulan Maret Juknisnya sudah ada. Kita tunggu saja dulu,” ungkap Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumbawa, H Marzuki, SPd.

Juknis ini menurutnya, diperlukan sebagai petunjuk mekanisme pembayaran. Untuk pembayaran insentif guru Non PNS madrasah kata Haji Uki, sapaan akrabnya, ada informasi mulai tahun ini dibayarkan per tiga bulan. Ada juga yang menyebutkan per semester atau tiap 6 bulan.

Berita Terkait:  NTB Bangun Kembali, Dr Zul Ajak Masyarakat NTB Tetap Kompak

“Tergantung nanti juknisnya. Kalau disuruh bayar per tiga bulan, ya kita bayar tiga bulan. Begitu juga sebaliknya, kalau memang diperintahkan bayar per semester,” ujarnya.

Yang pasti kata dia, untuk pembayaran insentif guru Non PSN madrasah tahun ini dananya sudah tersedia di DIPA Kemenag Sumbawa. Totalnya sebesar Rp 1,6 Miliar.

Untuk tahun ini sebutnya, ada sebanyak 547 guru non PNS madrasah yang bakal mendapatkan insentif tersebut. Mereka tersebar di semua madrasah mulai dari tingkat RA sampai MA.

Berita Terkait:  MTQ XXVII, Sekda Lepas Kafilah NTB

Jumlah ini merupakan usulan tahun 2018. Angka ini kemungkinan saja bertambah, karena nantinya akan dilakukan pendataan kembali. “Nominal yang diterima nanti masih Rp 250.000 per bulan. Mekanisme pencairannya masih sama, harus melakukan pemberkasan sebelum dilakukan pencairan,” terangnya.

Lalu bagaimana dengan pembayaran tunjangan sertifikasi guru PNS dan Non PNS ? Untuk tunjangan yang satu ini lanjut Haji Uki, pembayarannya dilakukan per tiga bulan. Total dana yang sudah disiapkan untuk membayar tunjangan sertifikasi ini sebesar Rp 6,4 Miliar.

Untuk guru Non PNS, tahun ini ada sebanyak 218 orang yang ditetapkan sebagai penerima. Sementara yang berstatus PNS hanya 24 orang.

Berita Terkait:  Event Mekaki Marathon Segera Digelar

Bagi guru PNS, tunjangan sertifikasi yang diterima nanti sebesar satu kali gaji pokok. Sedangkan guru Non PNS yang belum infasing sebesar Rp 1,5 juta per bulan.

“Kalau guru non PNS yang sudah infasing tunjangan seryifikasi yang diterimanya sesuai besar gaji infasing. Semoga juknis untuk pembayaran insentif guru Non PNS serta pembayaran tunjangan sertifikasi bulan ini juga sudah diterima, supaya bisa kita proses pencairannya,” tandasnya. (NM3) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here