Beranda PEMERINTAHAN OPD Diminta Percepat Tuntaskan Dokumen Lelang Proyek Fisik

OPD Diminta Percepat Tuntaskan Dokumen Lelang Proyek Fisik

BERBAGI
Sekrertaris Daerah Kabupaten Sumbawa, H Hasan Basri.

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera merampungkan dokumen lelang. Hal ini agar pelaksanaan tender proyek fisik oleh Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJP) Setda Sumbawa segera dilakukan. Sehingga pembangunannya dapat dikerjakan diawal tahun.

“Supaya segera dokumennya itu dilakukan lelang atau tender terhadap kegiatan –kegiatan fisik yang ada di OPD segera disampaikan ke ULP. Tentu juga harus mulai sekarang atau sebelumnya diselesaikan dokumennya. Mau gambarnya, RAB nya. Kalau sduah ada gambar dan RAB nya tentu beda, karena tahunnya berbeda harga standarnya. Sehingga bisa dilakukan pekrjaan itu di awal tahun ini,” ujar H. Bas akrab Sekda Sumbawa disapa, Senin (13/1).

Berita Terkait:  Gubernur NTB Minta Pemkab Optimalkan Perusahaan Tambang

Diungkapkan H. Bas, mempercepat proses lelang dan pekerjaan fisik ini juga sesuai dengan harapan yang disampaikan oleh Presiden. Yaitu jangan sampai menumpuk diakhir-akhir tahun.

“Kalau bisa ditender bulan 1 atau bulan 2 bisa dikerjakan bulan 3. Tentu banyak waktu untuk dikerjakan atau menyelesaikannya,” tambahnya.

Menurutnya, dengan mempercepat proses tender maka pengerjaannya tidak akan terburu-buru dan dapat lebih memperhatikan sisi kualitas serta kuantitas pembangunan.

“Pertama tidak buru-buru, terus waktu pengerjaannya juga tidak cepatan. sehingga kita bisa mempertaankan dari sisi kualitas, kuantitasnya bisa dijamin. Itu yang kita harapkan. Sekarang sudah mulai di dinas mempersiapkan,” jelasnya.

Berita Terkait:  96.977 Unit RTG Selesai Dikerjakan

“Secara umum yang tahun sebelumnya  bagus, walaupun ada beberapa yang kemarin belum selesai. Tetapi secara kualitasnya  yang belum selesai ini ada yang hanya berapa persen. Tidak terlalu banyak. Seperti Dermaga Medang diatas 70an persen. Sekarang dalam aturan diberikan kesempatan untuk menyeleaikan 50 hari, tergantung penilaian PPK. Setelah diberikan kesempatan dikerjakan, mudahan selesai,” tukas H Bas. (red)