Beranda KESEHATAN NTB Diharapkan Jadi Daerah Menyenangkan dan Bebas Sampah

NTB Diharapkan Jadi Daerah Menyenangkan dan Bebas Sampah

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Selain pengembangan desa wisata, Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah juga menyinggung penguatan program Zero Waste dan revitalisasi posyandu.

Singgungan ini ditegaskannya tepat pada momen acara Peluncuran Desa Wisata dan E-Ticketing yang digelar oleh Kemendes PDTT bekerjasama dengan GOERS di Hotel Lombok Raya, Mataram belum lama ini.

Menurut Wagub, Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong pemerintah desa untuk menyediakan bank sampah di setiap desa.

Langkah ini kata dia, untuk mendukung program zero waste yang merupakan salah satu bagian dari program unggulan NTB bermuara dari desa.

Berita Terkait:  Pemprov NTB Godok Penjabat Bupati

Sehingga, dana desa juga dapat memperkuat untuk mensukseskan program pemberdayaan lingkungan tersebut.

“Kita sangat berharap bahwa NTB menjadi daerah yang aman menyenangkan bagi orang lain. Dan menjadi daerah bebas sampah untuk lima tahun ke depan,” tuturnya.

Selanjutnya, kata wagub, program revitalisasi posyandu juga sedang digencarkan dari desa.

“Kami ingin posyandu yang ada di seluruh desa di NTB betul-betul bisa menjadi garda terdepan sebagai solusi untuk memberantas permasalah yang ada,” tegas Hj Rohmi.

Berita Terkait:  Ribuan Peserta Forest Tracking Lintasi Kawasan Wisata Buwun Sejati

Kemudian, soal gizi buruk (stunting), pernikahan anak dan buruh migran illegal masih menjadi tanggung jawab pemerintah.

Selain meningkatkan pelayanan kesehatan masih kata Wagub, posyandu juga akan menjadi lembaga edukasi bagi masyarakat.

Harapannya dengan adanya edukasi masyarakat juga akan paham bagaimana meningkatkan kehidupan yang lebih baik lagi terutama kesehatan bagi masyarakat.

“Kami juga telah melakukan kesepakan bersama Bupati dan Walikota se-NTB bahwa kelompok kerja atau  kader posyandu akan diberikan honor tidak kurang dari Rp 150 ribu,” katanya.

Berita Terkait:  Kunjungi Desa Sambori, Gubernur Pantau Pemenuhan Infrastruktur Publik Dasar  

“Karena mereka sebagai kelompok yang memberdayakan. Dan Alhamdulillah respon semua kepala desa sangat bagus. Kenapa kita perkuat kepada kader posyandu, karena merekalah yang akan menjadi ujung tombak membantu pemerintah menfasilitas masyarakat,” tambah Hj Rohmi lagi. (NM1)