Beranda PEMERINTAHAN Nilai KCM Dibawah Standar, 200 Guru Bakal Didiklat PKB kan!

Nilai KCM Dibawah Standar, 200 Guru Bakal Didiklat PKB kan!

BERBAGI

NUSRAMEDIA, SUMBAWA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, bakal melaksanakan Diklat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) mata pelajaran Matematika dan IPA.

Kegiatan ini menurut Kasi Pendidik Pendidikan Dasar Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Sutan Syahril diperuntukkan bagi guru yang nilai Kreteria Capaian Minimal (KCM) di bawah standar untuk tahun ini yakni 80, atau yang nilai raport di SimPKB nya mendapat nilai merah.

Untuk tahun ini kata dia, kegiatan Diklat dilaksanakan atas hasil kerjasama Dinas Dikbud Sumbawa, dengan Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK).

Berita Terkait:  Gubernur NTB Gelar Buka Puasa Bersama Awak Media

“Diklat PKB mapel Matematika dan IPA ini hanya untuk guru jenjang SMP saja. Untuk Sumbawa, ada 200 peserta yang ikut (100 guru Matematika dan 100 guru IPA). Kegiatannya mulai dilaksanakan tanggal 29 September sampai 30 Oktober,” terang Sutan Syahril.

Sebenarnya lanjut Sutan Syahril, kegiatan Diklat ini bukan hanya dilaksanakan untuk guru mapel Matematika dan IPA saja. Tapi semua mapel baik jenjang SD mau pun SMP.

Tapi P4TK baru memberikan respon melaksanakan kegiatan untuk guru mapel Matematika dan IPA. Sementara untuk guru mata pelajaran lainnya, belum mendapat tanggapan.

Berita Terkait:  Parah! Tak Kantongi Ijin, Malah Bebas Jual Miras

“Sebetulnya masih banyak guru-guru di Sumbawa yang nilai KCM nya di bawah standar. Tapi karena terkait anggaran, yang bisa dikafer untuk ikut diklat ini hanya 200 peserta saja. Kalau teman-teman guru mau, kegiatan diklat ini dapat dilaksanakan secara mandiri,” tandasnya.

Agar tidak menganggu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), nantinya kegiatan Diklat PKB ini hanya dilaksanakan pada hari-hari libur saja.

Sutan Syahril, berharap dengan adanya Diklat PKB ini kemampuan dan kompetensi guru dalam melaksanakan tugas profesinya semakin baik.

Berita Terkait:  Bang Zul : APGN Symposium Jadi Agenda Bersejarah Bagi NTB

Selain itu juga diharapkan mampu menghasilkan suatu perubahan prilaku guru secara nyata, dan berdampak pada peningkatan kinerja guru dalam kelas. (NM1)