Beranda PEMERINTAHAN Masih Tinggal di Tenda? Segera Lapor, BPBD NTB Siap Bantu Material Bangun...

Masih Tinggal di Tenda? Segera Lapor, BPBD NTB Siap Bantu Material Bangun Huntara!

BERBAGI
Kalak BPBD NTB

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Bagi masyarakat yang menjadi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Barat hingga kini masih tinggal di tenda pengungsian dipersilahkan untuk melapor ke BPBD Kabupaten/Kota.

Melalui BPBD yang ada, pihak BPBD Provinsi NTB menyatakan akan siap langsung membantu kebutuhan seperti material untuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban gempa.

Tak terkecuali, bagi masyarakat di Kabupaten Sumbawa yang menjadi korban gempa dan harus kehilangan rumah memilih masih tetap tinggal ditenda.

Untuk itu, pihak BPBD NTB mempersilahkan korban gempa atau warga terdampak agar segera melaporkan hal tersebut melalui BPBD setempat. Sehingga pemerintah melalui BPBD segera memberikan bantuan berupa material sesuai kebutuhan membuat huntara.

Berita Terkait:  Selamat untuk KLU, Bupati Najmul Raih Penghargaan KDI 2019

“Kalau memang masih ada masyarakat kita yang tinggal di tenda, segera saja melapor ke BPBD yang ada di Kabupaten/Kota, kita (BPBD NTB) siap bantu berikan material untuk membangun hunian sementara,” ujar Kalak BPBD NTB, H Mohammad Rum kepada media ini, Rabu 16 Januari 2019 di Mataram.

Sepengetahuannya, hingga saat ini masyarakat yang menjadi korban gempa sudah tidak ada lagi yang tinggal di tenda atau tenda pengungsian.

Kendati demikian, jika masih ada warga terdampak yang masih tinggal di tenda pihak BPBD NTB meminta untuk bersegera melaporkan hal tersebut.

Berita Terkait:  Bupati Fauzan : "Imbauan Bukan Hanya untuk Masjid, Tapi Tempat Ibadah Agama Lain Juga"

“Segera saja melapor, kami akan bantu segala sesuatunya (material) seperti spandek, kayu, triplek dan lainnya untuk bangun huntaranya,” kata pria yang akrab disapa Haji Rum ini.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dihimpun media ini dari BPBD NTB dan Diskominfotik NTB. Di Kabupaten Sumbawa total verfikasi rumah rusak ada 11.992.

Adapun rinciannya, Rusak Berat 2.169, Rusak Sedang 2.310 dan Rusak Ringan 7.513. Sedangkan untuk pokmas yang terbentuk kini berjumlah 104 dengan jumlah 1.316 KK .

Berita Terkait:  Penghujung Tahun, Masyarakat Diajak Gelar Dzikir dan Do'a Bersama

Kemudian untuk Sumbawa Barat (KSB) sendiri, jika ditotalkan ada 18.515 rumah warga terdampak yang mengalami kerusakan.

Meliputi Rusak Berat 1.240, rusak Sedang 4.380 dan Rusak Ringan sebanyak 13.457. Pokmas yang terbentuk ada 193 dengan jumlah 2.081 KK. (NM1)